10 Bayi Teridentifikasi Gunakan Vaksin Palsu

Akmal Fauzi
03/7/2016 19:45
10 Bayi Teridentifikasi Gunakan Vaksin Palsu
(ANTARA/Rony Muharrman)

BADAN Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menyatakan sudah ada 10 bayi yang teridentifikasi menggunakan vaksin palsu. Ke-10 anak itu saat ini dalam perawatan di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya menjelaskan, ke-10 bayi itu teridentifikasi telah menggunakan vaksin palsu dari salah satu klinik di Ciracas, Jakarta Timur, tempat tersangka bidan M Elly Novita membuka praktik.

"Klinik itu dapat distribusi dari produsen jaringan tersangka N yang ditangkap di Subang (Jawa Barat). Sekarang kami masih dalami untuk mencari ke siapa lagi vaksin itu diberikan," kata Agung kepada Media Indonesia, Minggu (3/7).

Diketahui, saat ini sudah ada 18 orang yang sudah ditetapkan jadi tersangka. Para tersangka itu terbagi atas empat kelompok produsen. Adapun produsen yang telah ditangkap yaitu, N, SN HS, R, H, dan AP.

Agung menjelaskan, meski sudah menggunakan vaksin palsu, ke-10 bayi itu dinyatakan masih dalam kondisi baik. Saat ini, mereka tengah dilakukan obeservasi untuk dilakukan vaksin ulang.

Agung menegaskan, pihaknya saat ini fokus ke penyebaran vaksin palsu yang dilakukan para tersangka. Adapun saat ini, sudah ada beberapa kota yang telah tersebar distribusi vaksin palsu.

"Itu penyebarannya ke Jakarta, Jawa Barat, Medan, Aceh, dan Padang. Kami masih lakukan pendalaman lagi," jelas Agung. (Mal/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya