Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Kepolisian Resort (Polres) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggerebek sebuah pabrik penyuntikan gas di Jalan Aria Putra Nomor 26, RT04/04, Serua Indah, Ciputat. Untuk mengoplos gas, pelaku hanya mengandalkan batangan es balok.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel Ajun Komisaris Samian, mengatakan, pelaku sudah sekitar setahun belakangan menjalankan bisnis terlarangnya di pergudangan di wilayah Ciputat. Tempat usaha yang digunakan pelaku diketahui memiliki izin resmi sebagai agen distributor gas.
"Di Ciputat tempat usaha pelaku memang baru setahun. Tapi di tempat lain sudah lama. Modusnya berpindah-pindah tempat," papar Samian, Kamis (30/6).
Dalam penggerebekan tersebut, polisi berhasil menangkap Nur Abdullah, 56, bersama tujuh anak buahnya. Saat petugas datang, komplotan Abdullah kedapatan sedang melakukan aktivitas penyuntikan tabung gas. Teknisnya, isi tabung gas ukuran 3 kg dipindahkan ke dalam tabung gas 12 kg.
"Memang lumayan untung dari praktik ilegal ini. Gas melon (3 kg) kan disubsidi pemerintah. Tiap tabung untungnya bisa hampir setengahnya," katanya
Dalam sehari, setidaknya para pelaku dapat menyuntik sebanyak 50 tabung gas ukuran 12 kg. Gudang penyuntikan sendiri berada di tengah pemukiman warga.
"Padahal sangat berbahaya kalau sampai terjadi ledakan. Warga sekitar bisa jadi korban. Karena lokasinya berdempetan langsung," terangnya.
Ditambahkan Kepala Sub Bagian Humas Polres Tangsel Ajun Komisaris Mansuri aksi komplotan pelaku terbilang cukup nekat. Untuk memindahkan isi tabung, pelaku hanya menggunakan alat berupa regulator. Sedangkan, fungsi balok es berfungsi sebagai pendingin regulator dan kepala tabung.
"Potongan es balok berfungsi untuk mencegah gas elpiji di tabung memuai. Sebab bisa terjadi ledakan jika tidak didinginkan. Tapi aksi seperti ini tetap berisiko tinggi," jelas Mansuri.
Dari lokasi, polisi menyita barang 5.000 tabung gas melon, 300 tabung gas ukuran 12 kilogram, 25 set alat regulator, 25 batang es balok, 1 unit alat frezer, serta 3 unit mobil pick-up. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved