Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI memastikan mayat perempuan yang ditemukan Apartemen Belezza Permata Hijau, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, bukan korban mutilasi.
Polisi menduga kalau korban tewas dibunuh sejak sekitar dua minggu lalu.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan korban tewas diduga karena dibunuh oleh seseorang. Namun, dia memastikan kalau korban bukanlah korban mutilasi.
"Itu diduga korban pembunuhan, tapi bukan mutilasi karena badan sudah hancur, jadinya sudah agak terlihat tulangnya. Kami menduga kalau korban telah meninggal sejak 1-2 mingguan lalu," ujarnya di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Kamis (30/6).
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, di tubuh korban terdapat bekas luka yang diduga sebagai bentuk penganiayaan.
"Luka memar pada leher sepanjang 11 centimeter dengan lebar tiga centimeter arah mendatar, terdapat luka lecet pada jari kedua tangan kanan ukuran satu centimeter kali 1,5 centimeter, dan luka memar pada pergelangan tangan kiri sisi dalam ukuran tujuh kali empat centimeter. Ditemukan tanda-tandan mati lemas," beber Eko.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya memastikan bahwa mayat perempuan terssebut bernama Jeni Nurjanah, 24, warga Tulang Bawang, Lampung.
Eko menjelaskan, berdasarkan penyelidikan, korban diketahui seorang pembantu rumah tangga yang kabur dari majikannya sejak 5 Januari silam. Korban diduga kabur karena permasalahan dengan majikannya. Sejak saat itulah, keberadaan Jeni tidak dapat dideteksi lagi.
Menurut Eko, polisi masih memeriksa beberapa saksi pontesial untuk mencari pelaku pembunuhan yang masih belum diketahui. Namun, dia memastikan kalau Jeni bukanlah korban mutilasi, dia tewas dalam kondisi membusuk.
"Pengejaran tengah kami lakukan. Belum bisa sampaikan siapanya (pelaku pembunuhan), sebab masih dalam pengejaran," pungkas Eko. (MTVN/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved