Heru Ogah Gegabah Tanggalkan Jabatan Tinggi di DKI

Putri Anisa Yuliani
29/6/2016 21:23
Heru Ogah Gegabah Tanggalkan Jabatan Tinggi di DKI
(ANTARA)

KEPALA Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta yang juga bakal calon wakil Gubernur DKI Heru Budi Hartono menyatakan akan menunggu hingga Lebaran untuk memastikan pengunduran dirinya dari pegawai negeri sipil (PNS).

Hal itu menyusul pernyataan calon Gubernur petahana yang menggandengnya dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang akan mengumumkan keputusannya pasca-Lebaran. Keputusan itu terkait dengan jalur yang akan dipilih Ahok untuk Pilkada nanti.

"Tunggu Lebaran saja ya," ujar Heru sambil tersenyum seusai berbuka puasa bersama di Jakarta, Rabu (29/6).

Meski sudah mendapat dukungan KTP yang cukup dari komunitas Teman Ahok, Ahok kini sudah mendapat dukungan juga dari tiga partai politik untuk maju menjadi calon Gubernur. Tiga parpol itu yakni Partai NasDem, Partai Hanura, dan Partai Golkar.

Perhitungannya, jika Ahok maju melalui parpol, Heru harus rela melepas posisinya sebagai calon pendamping Ahok. Heru pun menyadari jika Ahok maju bersama parpol, kemungkinan besar parpol akan mendorong satu nama lain untuk dijadikan calon Wakil Gubernur. Heru pun menjawab diplomatis atas hal tersebut.

Namun, jika Ahok memastikan maju melalui jalur independen bersama dirinya, Heru harus mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai PNS DKI sebelum melakukan pendaftaran ke KPU Provinsi DKI.

"Doakan yang terbaik saja. Saya berdoa dan berharap yang terbaik untuk Pak Gubernur dan semuanya," pungkasnya. (Put/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya