Pungli PPDB di Tangsel terus Terjadi

(DA/J-1)
30/6/2016 01:40
Pungli PPDB di Tangsel terus Terjadi
(MI/RAMDANI)

PUNGUTAN liar (pungli) dalam proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih dikeluhkan orangtua calon siswa. Pungli tidak hanya terjadi pada tahap seleksi masuk. Saat daftar ulang, peserta kembali dibebani sejumlah biaya siluman yang nilainya hingga jutaan rupiah tanpa ada rincian jelas. Di salah satu SMA negeri di Pamulang, setiap orangtua siswa baru dikenai biaya Rp1.205.000.

"Dari jumlah itu, Rp200.000 untuk bayar bulanan sekolah. Waktu saya tanya sisanya buat apa, panitia penerimaan enggak bisa menjelaskan. Katanya buat kegiatan anak, tapi tetap enggak ada rinciannya. Kuitansinya juga tanpa stempel, cuma diisi tulisan tangan. Nanti biaya seragam, beda lagi. Harganya sekitar Rp700.000," ungkap salah seorang orangtua siswa. Kuitansi yang ditunjukkannya memang tidak berstempel sekolah. Pada bagian pojok kanan bawah hanya tertera tanda tangan penerima dengan nama Wiwin P Indayar.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya