Untuk Fasilitasi Truk Sampah DKI, Bekasi Minta Bantuan Rp100 M

Gana Buana
26/6/2016 17:38
Untuk Fasilitasi Truk Sampah DKI, Bekasi Minta Bantuan Rp100 M
(MI/BARY FATHAHILAH)

UNTUK mempermudah jalur lintas truk sampah DKI Jakarta menuju Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Pemerintah Kota Bekasi berencana memperluas Jalan Raya Komsen Jati Asih-Pasar Rebo. Untuk itu, pihaknya bakal mengajukan proposal bantuan dana sekitar Rp100 miliar pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelum besaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan disahkan.

Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kota Bekasi, Jumhana Lutfi, menyampaikan, beban jalan Raya Komsen Jatiasih memang sudah tak bisa menampung kendaraan. Ditambah, rencananya truk sampah DKI Jakarta akan dialihkan menuju jalan tersebut.

"Kalau truk sampah dari 5 wilayah DKI Jakarta melintas melalui jalan itu rasanya bebannya akan semakin besar, makanya butuh pelebaran," ungkap Luthfi, Minggu (26/6).

Lutfi menjelaskan, rencana perluasan akan dilakukan pada akhir 2016 menggunakan dana bantuan dari DKI. Untuk itu, pihaknya saat ini sedang menyiapkan proposal pengajuan dana bentuan ke DKI Jakarta sebesar Rp100 miliar. Dana tersebut akan digunakan sebagai dana pembangunan fisik dan pembebasan lahan.

"Proposal akan diserahkan sekitar Selasa (28/6) atau Rabu (29/6) pekan depan, agar bisa dimasukan dalam besaran APBD-P DKI Jakarta. Tim dari DKI pun sudah menyurvei tempat yang akan diperluas," kata Lutfi.

Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi pun telah menyiapkan rancanangan teknis serta dana pendampingan bagi perluasan Jalan Raya Komsen Jatiasih-Pasar Rebo. Agar, realisasi perluasan jalan tersebut cepat terlaksana.

"Kalau itu sudah dirancang oleh Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbimarta)," imbuh dia.

Kepala Disbimarta Kota Bekasi, Tri Adhianto, menyampaikan, sebetulnya perluasan Jalan Raya Komsen Jatiasih-Pasar Rebo sudah direncanakan sejak 2014 silam. Bahkan, perluasannya seharusnya dimulai dari Jalan Raya Pekayon. Hanya saja pihaknya mengalami kendala dalam pembebasan lahan yang ada di sekitar jalan.

"Teknisnya mudah, tapi pembebasan lahannya yang sulit," jelas Tri.

Ia mengatakan, saat ini luas Jalan Raya Komsen Jatiasih-Pasar Rebo sekitar 7 meter. Rencanannya, jalan sepanjang 500 meter tersebut akan diperluas 2-3 meter di kedua sisi.

"Untuk dana pendampingan kami siapkan Rp3-4 miliar, agar pelaksanaan cepat selesai," ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menyampaikan, perluasan Jalan Raya Komsen Jatiasih-Pasar Rebo diperlukan lantaran ke depannya truk sampah DKI akan dialihkan semua menuju jalan tersebut. Sehingga, jarak tempuh para sopir akan lebih pendek.

"Jika ingin membuang sampah ke TPST Bantargebang kami alihkan ke sana, agar tidak memutar jauh dan langsung bisa ke arah Bantargebang lewat Cipendawa" ungkap Rahmat.

Pelebaran jalan ini, jelas Rahmat, dilakukan untuk mengurangi dampak kemacetan yang hampir terjadi tiap hari dari Pasar Rebo hingga pertigaan tol Jatiasih Komsen dan sebaliknya. Dikhawatirkan bila truk DKI Jakarta seluruhnya melintasi Jalan Raya Komsen Jatiasih kepadatan akan semakin bertambah.

"Jika truk sampah DKI Jakarta lewat seperti biasa jalur Tol Bekasi Barat, akan merusak jalan protokol dan mengundang bau yang tak sedap, makanya kita alihkan ke sana," tukasnya. (Gan/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya