Dinkes DKI Gencarkan Sidak Apotek dan Toko Obat

Selamat Saragih
23/6/2016 21:11
Dinkes DKI Gencarkan Sidak Apotek dan Toko Obat
(ANTARA)

TERBONGKARNYA sindikat pembuat vaksin palsu membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk membeli vaksin di tempat yang resmi.

"Masyarakat tidak bisa membeli vaksin secara bebas. Masyarakat bisa mendapatkan vaksin melalui dinas kesehatan atau puskesmas," ujar Kepala Dinkes DKI Jakarta, Koesmedi, di Jakarta, Kamis (23/6).

Koesmedi menambahkan, masyarakat yang membutuhkan vaksin tanpa dikenakan biaya dapat memperolehnya di puskesmas-puskesmas yang tersebar di lima wilayah kota. Jika masyarakat membelinya di rumah sakit (RS) maka warga akan dikenakan biaya.

"Di puskesmas, masyarakat mendapat vaksin secara gratis. Sementara di RS, mesti bayar jasa medis dokter," paparnya.

Agar vaksin palsu tidak beredar secara luas di Jakarta, Koesmedi menambahkan, jajarannya gencar melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pembinaan ke apotek dan toko obat di Ibu Kota. "Kita sisir semua perizinan dan kadaluarsa obatnya," tandasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya