Warga Bantargebang Tolak Sampah DKI

Gana Buana
23/6/2016 07:20
Warga Bantargebang Tolak Sampah DKI
(AFP/ Bay Ismoyo)

RATUSAN warga yang tinggal di sekitar Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang menghalau truk DKI Jakarta saat akan membuang sampah, kemarin (Rabu, 22/6). Warga tidak terima truk-truk itu masih membuang sampah DKI ke lokasi tersebut karena sudah melebihi kuota yang disepakati antara PT Godang Tua Jaya (GTJ) dan Pemprov DKI Jakarta.

Wandi, salah satu koordinator aksi, menyampaikan, berdasarkan nota kesepahaman (MoU) antara DKI Jakarta dan PT GTJ, jumlah sampah yang masuk ke TPST Bantargebang seharusnya 2.000 ton per hari. Namun, nyatanya jumlah sampah yang masuk mencapai 6.000-7.000 ton per hari.

"Ini merupakan bentuk kontrol kami terhadap lingkungan sendiri. Jumlah sampah yang melebihi kesepakatan tentu merugikan warga yang tiap hari mencium baunya," jelas Wandi.

Gunin, warga lainnya, menambahkan, akibat banyaknya sampah DKI yang dibuang ke TPST Bantargebang, warga sekitar pun mendapat kerugian di sektor lingkungan. (Gan/J-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya