Terminal Pulo Gebang Bikin Bingung Penumpang

Akmal Fauzi
23/6/2016 06:42
Terminal Pulo Gebang Bikin Bingung Penumpang
(ANTARA/Hafidz Mubarak A)

SETELAH ditetapkan sebagai terminal bus yang akan melayani kebutuhan penumpang pada arus mudik Lebaran nanti, Terminal Pulo Gebang masih banyak dikeluhkan oleh penumpang. Misalnya soal minimnya rambu-rambu petunjuk di dalam terminal yang membuat calon penumpang kebingungan mencari bus yang diinginkan.

"Ini saya sudah berputar dua kali jalan kaki buat cari di mana mau naik busnya, masih belum ketemu juga. Kurang petunjuk, jadi bikin ribet penumpang," keluh Septradi, 34, salah seorang penumpang yang hendak ke Jawa Tengah.

Tidak adanya petunjuk terminal kedatangan dan keberangkatan membuatnya kebingungan mencari bus tujuan Purwodadi. Sejumlah petugas terminal yang ditanyainya pun justru makin membuat bingung karena petunjuk mereka berbeda-beda.

"Memang harus rajin bertanya di sini. Katanya terminal pemberangkatan itu ada di gedung B, tapi gedung B itu yang mana saya juga enggak tahu. Enggak ada petunjuknya," keluh Septradi lagi.

Akhirnya ia mengurungkan niatnya pulang kampung dari Terminal Pulo Gebang, terminal yang sudah siap beroperasi sejak 2012 silam. Ia langsung mencari ojek yang mengantarkannya ke Terminal Pulo Gadung, terminal yang sudah diakrabinya selama ini buat pulang kampung.

Di dalam terminal kok malah mencari ojek? "Lah mau naik apa lagi, bingung kalau mau naik angkutan kota (angkot) dari sini. Memang ada terminal buat pemberangkatan angkot, tapi tidak ada petunjuknya. Hanya ada plang nomor line angkot, tapi enggak ada tujuan trayeknya," ujar Septradi.

Keadaan berbeda justru terjadi di Terminal Pulo Gadung. Di terminal itu, para calon penumpang tidak bingung untuk mencari bus yang dinginkan.

Meski telah diberi tenggat hingga Senin (20/6) untuk mengosongkan loket dan armada di terminal itu, masih ada 25 perusahaan otobus (PO) yang beroperasi. Sejumlah loket PO masih melayani penjualan tiket kepada calon penumpang.

Kepala Terminal Pulo Gadung Hengky Risakotta mengatakan ke-25 PO masih menggunakan terminal itu karena belum memegang kartu pengawasan Terminal Pulo Gebang. "Yang bertahan di sini ialah PO yang kartu pengawasannya masih Terminal Pulo Gadung," kata Hengky.

Kepala UPT Terminal Pulo Gebang, Nurhayati Sinaga, mengatakan terminal yang dikelolanya sudah siap melayani arus mudik nanti. "Sudah ada 19 PO yang beroperasi di sini," tegasnya. (Mal/J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya