Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI di Depok, Jawa Barat, Jumat (17/6) dibuat geram sekaligus geli sendiri. Pasalnya, baru kali ini mereka menggulung sebuah komplotan pencuri sepeda motor yang bermodalkan kain kafan dalam menjalankan aksi. Ya, setiap kali beraksi, komplotan berjumlah sembilan orang itu selalu mengenakan gulungan kain kafan dengan kepala terikat tali pocong. "Kawanan ini terbilang lihai karena dalam sekali beraksi mampu menyabet empat motor sekaligus dari satu tempat, kadang sampai tujuh," kata Kepala Polres Depok AKB Harry Kurniawan, Jumat (17/6). Sembilan pelaku pencurian sepeda motor itu digulung polisi berdasarkan laporan masyarakat yang curiga dengan gerak-gerik pelaku. Setiap pergi meninggalkan rumah kontrakan, mereka kerap berpakaian pocong.
Saat ditemui di Polres Depok, Alan, 30, satu dari sembilan pelaku, mengaku hal itu mereka lakukan untuk menyirep para calon korban mereka. "Kami berguru ilmu hitam kepada seseorang. Kalau mau mencuri motor, kami disyaratkan menjadi pocong supaya orang-orang jadi mengantuk. Cara ini sudah beberapa kali berhasil," tuturnya. Dari tangan Alan dan kawan-kawannya, polisi menyita beberapa helai kain kafan, kain putih yang beirisi gumpalan tanah liat, dan sejumlah benda yang mereka yakini sebagai jimat. "Itu semua berfungsi sebagai gendam. Biasanya yang membawa tali pocong si Amir, dia kepala komplotan. Karena ada gendam, jadi pas mencuri, orang-orang pada mengantuk, jadi kita enggak ketahuan," ungkap Alan.
Dalam seminggu, sambungnya, mereka bisa dua kali beraksi dan berhasil menggondol 10 motor. Motor kemudian dijual ke wilayah Bogor. "Saya dapat Rp150 ribu tiap satu motor. Uangnya buat keperluan sehari-hari dan rencananya buat Lebaran," akunya. Ia mengatakan tidak setiap hari bisa beraksi. Mereka hanya boleh mencuri di hari-hari tertentu yang dianggap keramat, Senin dan Jumat. "Senin lalu, saya dapat empat motor hanya dari satu tempat. Ini ilmu memang benar-benar hebat," tegasnya. Penyidik yang tengah memeriksanya dibuat geli sendiri oleh pengakuan Alan itu.
Dengan mimik serius, Alan terus berusaha meyakinkan petugas bahwa ilmunya itu sangat hebat. "Ini serius, Pak!" tegasnya. "Ya, tapi ilmu kamu masih kalah sama ilmu polisi. Buktinya kamu enggak bisa bikin polisi mengantuk," kata penyidik terbahak-bahak. Alan hanya bisa terkulai lemas mendengarnya. Ia bersama rekan-rekannya diancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved