Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI kerap ditertibkan petugas, keberadaan terminal bayangan menjadi momok lantaran masih tetap ditemukan di beberapa titik. Petugas Dinas Perhubungan dan Transpotasi (Dishubtrans) DKI Jakarta pun sempat kerepotan menertibkan terminal bayangan di Jakarta yang kian menjamur.
Di kawasan Jakarta Timur misalnya, ada beberapa titik terminal bayangan. Kawasan Pasar Rebo, salah satunya. Berbagai jenis kendaraan umum, mulai angkot hingga bus-bus besar, masih leluasa bisa ngetem untuk mencari penumpang.
Dari pantauan Jumat (17/6) siang, bus ngetem berada di jalur putaran arah Kampung Rambutan. Bus-bus besar dalam kota maupun antarkota ngetem menaikan penumpang.
Setiap bus biasanya menghabiskan waktu 10 menit untuk berhenti dari ruas putaran itu. Namun, saat jalan keluar dari putaran, tak jarang bus itu juga masih memperlambat lajunya menunggu penumpang, kemacetan pun tak terhindarkan.
Keberadaan bus yang berhenti di terminal bayangan itu diatur oleh para timer (pencatat trayek angkutan). Jika sudah dirasa cukup untuk menaikkan penumpang, para kenek ini pun memberi jatah kepada timer tersebut. Dari pengamatan, uang Rp5.000 sampai Rp10 ribu diberikan setiap busnya.
Aksi ngetem bus di terminal bayangan itu rupanya sejalan dengan aspirasi calon penumpang. Mereka mengaku dimudahkan ketimbang harus mencari bus ke terminal resmi terdekat, Kampung Rambutan, yang hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari terminal bayangan itu.
"Naik bus dari sini lebih gampang. Turun angkot di perempatan langsung naik bus yang sudah nunggu. Lagian sudah biasa kok kalau mau pulang kampung naiknya dari sini," kata Laila, 28, penumpang yang hendak ke Kuningan, Jawa Barat.
Selain lokasinya yang strategis, Nuraini, 38, penumpang lainnya beranggapan bahwa dirinya merasa risih jika naik dari terminal resmi lantaran banyaknya calo yang berebut menawarkan ke penumpang.
"Malas, risih sama calo-calonya. Berebutan begitu, kadang suka maksa. Kalau di sini (terminal bayangan langsung naik aja,"
Para penumpang yang menunggu di terminal bayangan juga menurutnya, bisa membayar ongkos saat berada di dalam bus, tanpa harus membeli tiket di loket tiket perusahaan otobus (PO) bus tersebut.
Setidaknya beberapa bus yang sengaja menarik penumpang dari terminal bayangan itu, di antaranya bus tujuan Tasikmalaya, Kuningan (Cirebon), Garut, Karawang, Magelang, Cianjur, Purwakarta, Serang, Merak, dan beberapa jurusan lainnya. (Mal/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved