Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
MENYAMBUT Hari Ulang Tahun (HUT) ke-489 Kota Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan memberikan kado ulang tahun kepada warganya. Kado itu berupa peresmian tiga megaproyek yang segera dibangun di Ibu Kota.
Ketiga megaproyek tersebut ialah pembangunan kereta ringan cepat (light rail transit/LRT), tempat pertandingan olahraga sepeda (velodrome), dan berkuda (equistrian). Pelaksanaan groundbreaking ketiga megaproyek itu akan dilakukan bertepatan dengan HUT Kota Jakarta pada 22 Juni 2016 mendatang.
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan, ada dua alternatif tempat pelaksanaan groundbreaking ketiga megaproyek tersebut. Antara di Pulomas sebagai lokasi pembangunan venue equistrian atau di Rawamangun sebagai lokasi pembangunan venue velodrome.
"Untuk groundbreaking dilakukan 22 Juni dalam rangka HUT Kota Jakarta. Kita lakukan sekaligus velodrome, equistrian, dan LRT jadi satu. Tempatnya kita rencanakan ada dua alternatif, apakah di Pulomas atau Rawamangun,” kata Djarot, di Balai Kota DKI, Kamis (16/6).
Setelah dilakukan groundbreaking, lanjutnya, pembangunan fisik mulai dilakukan. Dia mengharapkan pembangunan fisik kedua venue dan LRT dapat selesai sebelum Asian Games (AG) yang akan dilaksanakan sekitar Agustus 2018.
Meski demikian, Pemprov menargetkan venue equistrian dapat selesai terlebih dahulu, karena kuda-kuda yang ikut berlomba harus masuk ke dalam kandang.
"Sebelum AG harus sudah selesai. Namun, targetnya yang harus lebih dulu selesai adalah equistrian. Karena kuda harus masuk terlebih dahulu, menyusul velodrome. Kalau misalnya AG pada Agustus 2018, equistrian harus selesai pada Februari 2018,” ujarnya.
Presiden Direktur (Presdir) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) Satya Heragandhi mengatakan, pihaknya telah mendapatkan rancangan venue velodrome berstandar internasional dan termodern se-ASEAN.
"Pelaksanaan fisik di lapangan bisa dilakukan pada Juli 2016 mendatang. Diharapkan seluruh proyek velodrome dapat selesai tuntas pada akhir Juni 2018,” kata Satya.
Anggaran yang dibutuhkan untuk membangun velodrome sebesar US$40 juta atau sekitar Rp534,9 miliar. Sedangkan anggaran pembangunan venue equistrian mencapai Rp120 miliar. Sementara biaya untuk anggaran pembangunan LRT tahap awal dari Velodrome hingga Kelapa Gading menelan biaya sekitar Rp4,2 triliun.
"Kita harapkan bisa Juni ini bisa dilakukan groundbreaking. Pas di HUT Jakarta supaya bisa jadi kado ultah. Nanti bersamaan dengan groundbreaking LRT," ujarnya. (Ssr/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved