Iri Ingin Punya Motor, Seorang Remaja Todong Teman

Gana Buana
16/6/2016 19:04
Iri Ingin Punya Motor, Seorang Remaja Todong Teman
(Ilustrasi)

ALDI, 12, warga Graha Melati RT 01/14, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, terpaksa menabrakkan motornya ke sebuah pohon saat ngabuburit, Rabu (15/6) sore. Saat itu, Aldi panik lantaran terancam menjadi korban aksi pemerasan oleh seorang remaja yang dikenalnya, Ilham Satria, 18.

Kepala Kepolisian Sektor Tambun, Komisaris Puji Hardi, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat Aldi sedang mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat milik orangtuanya untuk menunggu azan magrib di sekitar permukimannya. Tiba-tiba, Ilham memanggilnya dan meminta untuk diantar ke wilayah Alamanda.

"Katanya mau ambil velg, Aldi yang masih polos pun dengan sukarela mengantarkan Ilham ke tempat tujuan," ungkap Puji, Kamis (16/6).

Kapolsek menambahkan, Aldi menjadi panik saat Ilham menempelkan sebuah pisau lipat ke lehernya. Menurut Aldi, saat itu, Ilham juga memintanya agar menyerahkan sepeda motorya ke pelaku.

"Karena panik, Aldi justru tancap gas sehingga keduanya terjatuh dan menabrak pohon," ujar Puji.

Warga sekitar yang melihat langsung membantu keduanya. Aldi pun berteriak bahwa Ilham hendak memerasnya. Karena itu, warga langsung mengamankan tersangka dan memanggil anggota Babinkantibmas setempat.

Kepada polisi, Ilham mengaku nekat melakukan pemerasan karena iri tidak memiliki sepeda motor. Dia ingin merasakan seperti pemuda lainnya, yang berkeliling ngabuburit menggunakan sepeda motor.

"Pada penyidik, Ilham mengaku menyesal sudah melakukan hal tersebut, katanya baru pertama kali begitu," kata dia.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan dengan hukuman penjara maksimal 9 tahun. (Gan/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya