DPRD Kabupaten Bogor Pastikan Stok Sembako dan Daging Aman

14/6/2016 19:55
DPRD Kabupaten Bogor Pastikan Stok Sembako dan Daging Aman
(Istimewa)

HARGA sembako dan daging yang terus melonjak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak memasuki bulan suci Ramadan, langsung mendapatkan perhatian khusus dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ade Ruhandi. Didampingi Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto, Dandim 0621 Letkol Dwi Bima, dan Muspika, Ade menyidak Badan Usaha Logistik (Bulog) di Kecamatan Dramaga.

Meningkatnya kebutuhan masyarakat selama Ramadan membuat pria yang disapa Jaro Ade itu memastikan stok sembako hingga Lebaran nanti. Dia memastikan akan memperhatikan kebutuhan pangan masyarakat, baik beras, minyak, gula, dan daging agar terjamin keberadaannya sesuai yang diharapkan Presiden Joko Widodo.

"Saya cek stok beras untuk masyarakat miskin saat ini ada 5.400 ton dengan kualitas yang baik,” ujar Jaro saat ditemui wartawan di salah satu gudang beras milik Bulog Kabupaten Bogor, Selasa (14/6).

Menurut dia, dengan kuantitas beras saat ini, selama tiga bulan ke depan masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan beras menjelang Idul Fitri. Ketua DPD Golkar Kabupaten Bogor itu juga melakukan pengecekan daging, lantaran warga banyak mengeluh karena harganya yang melambung.

"Alhamdulillah untuk saat ini Bulog di kita sudah ada stok daging, dan harganya juga mengikuti harga pemerintah," jelas Jaro.

Ia pun memastikan harga tersebut mengikuti kebijakan pemerintah pusat, yakni Rp80.000 per kilogram. "Kami sudah koordinasi dengan bupati dari pemerintah daerah dan akan menggelar bazar murah di Pakansari, dengan menjual berbagai macam sembako," imbuhnya.

Ketua DPRD Kab Bogor itu juga melanjutkan, daerahnya mendapat suplai daging sebanyak 2 ton. Kualitas daging impor asal Australia itu berasal dari jenis sapi limosin.

"Seperti dikatakan Kepala Gudang Bulog Kabupaten Bogor Encep Hermawan, kita mendapat suplai 2 ton daging dan untuk sekarang tinggal 1, 35 ton di gudang," tandasnya. (RO/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya