Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta menyebutkan 480 pegawai negeri sipil (PNS) Pemprov DKI Jakarta lolos tes seleksi jabatan eselon II, camat dan lurah dari total peserta mencapai 1.189 PNS. Artinya, hanya sebanyak 40,3 persen peserta yang lolos tes seleksi jabatan.
Berdasarkan data BKD DKI Jakarta, seleksi jabatan dibagi menjadi tiga yaitu seleksi jabatan eselon II, camat dan lurah. Jumlah peserta seleksi jabatan eselon II sebanyak 91 orang. Hasilnya, sebanyak 49 PNS lolos sedangkan 42 tidak lulus.
"Untuk seleksi jabatan lurah dari 791 orang yang ikut sebanyak 317 yang lolos dan 474 tidak lulus seleksi. Sedangkan dari 307 PNS yang mengikuti tes seleksi jabatan camat, 114 pegawai yang lolos dan 193 tidak," kata Kepala BKD DKI Jakarta Agus Suradika, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (13/6).
Dia mengatakan, jumlah peserta seleksi jabatan tidak mencapai 50 persen, karena pihaknya memperketat nilai kelulusan seleksi jabatan tersebut. Untuk seleksi jabatan eselon II, peserta yang lulus minimal mempunyai total nilai sebesar 160.
“Seleksi eselon II sudah selesai. Yang lulus 49 orang dari 91 peserta yang di assessment. Kita ambil nilai 160 ke atas,” kata Agus.
Sementara untuk calon lurah dan camat, total yang diambil minimal 56 orang agar dapat lulus assessment seleksi jabatan dua pamong praja tersebut.
“Yang lolos seleksi jabatan calon lurah dan camat banyak lah. Dari semua yang lulus, sudah ada beberapa yang diwawancara. Tes wawancara sudah mulai tiga hari yang lalu,” ujarnya.
Semua PNS yang lulus assessment seleksi jabatan, lanjutnya, tidak serta merta langsung ditempatkan menjabat jabatan eselon II, atau lurah maupun camat. Mereka tetap bekerja di SKPD atau UKPD tempat mereka bekerja.
Namun, nama-nama mereka dimasukkan dalam daftar talent pool. Yaitu merupakan daftar tenaga sumber daya manusia (SDM) yang berpotensi memiliki talenta terbaik hasil seleksi jabatan. Begitu ada jabatan yang kosong, maka mereka akan ditarik untuk masuk ke jabatan tersebut.
“Ini namanya talent pool. Jadi tenaga-tenaga yang berpotensi kita kumpulkan di talent pool. Begitu ada yang diganti, baru kita masukkan. Misalnya, Wali Kota Jakarta Utara kosong, bisa kita dorong wakilnya jadi Wali Kota atau kita ambil dari talent pool. Atau kalau wakilnya jadi wali kota, maka wakil walikotanya bisa kita ambil dari talent pool. Jadi ini gudangnya calon pejabat,” jelasnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved