Dua Anggota Polsek Pesanggrahan Membaik Setelah Ditembak Begal

Deni Aryanto
11/6/2016 18:59
Dua Anggota Polsek Pesanggrahan Membaik Setelah Ditembak Begal
(Ilustrasi)

KONDISI Bripka Saefudin, Sabtu (11/6) siang, berangsur membaik setelah malam sebelumnya menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru dari perutnya. Begitu pula dengan Ipda Syaiful Gofur yang mengalami luka tembak di tangan kiri.

Kedua anggota reserse kriminal Kepolisian Sektor (Polsek) Pesanggrahan, Jakarta Selatan, itu mengalami luka setelah baku tembak dengan dua komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor yang telah tewas belakangan diketahui bernama Rofik Bareta, 26, dan Murni, 26, diduga dari jaringan Lampung.

Kanitreskrim Polsek Pesanggrahan, Iptu Sofyan, mengatakan, kedua anggotanya sudah dalam kondisi baik. Hanya saja, belum bisa dijenguk lantaran masih harus menjalani perawatan dan istirahat ecara intensif.

"Terakhir kami dapat informasi kondisi mereka membaik. Cuma Bripka Saefudin masih di ruang ICU dan selesai operasi. Dia sempat mengalami pendarahan akibat luka di perut. Pelaku asal Desa Negara Batin, Jabung, Lampung Timur," katanya, Sabtu (11/6).

Beberapa jam berselang dari kejadian, Kapolda Metro Jaya Irjen Moechgiyarto beserta jajarannya mengunjungi kedua korban yang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Omni Alam Sutera, Tangerang Selatan, dan Rumah Sakit Mulia, Kota Tangerang.

Tidak ketinggalan, sejumlah petugas mendonorkan darahnya untuk Saefudin. Kapolsek Pesanggrahan, Komisaris Afroni Sugiarto, menambahkan, Saefudin harus kehilangan satu ginjalnya akibat peristiwa ini.

"Menurut dokter peluru bersarang di ginjalnya (Saefudin). Untuk itu satu ginjalnya harus diangkat," ujarnya.

Aksi saling tembak berawal saat pelaku sedang melancarkan aksinya mengutak-atik sepeda motor korbannya di daerah Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Bersama itu secara kebetulan melintas dua korban dan memergoki aksi pelaku.

Merasa ketahuan petugas, selanjutnya pelaku melarikan diri dan dilakukan pengejaran. Sampai di Jalan Bakti, Cipondoh, Kota Tangerang, terjadi aksi saling tembak antara petugas dan pelaku yang berlangsung di tengah keramaian warga.

Akibatnya, Bripka Saefudin tertembak di perut dan Aipda Syaiful Gofur tertembak di tangan kiri tembus.

Kedua pelaku terpaksa dilumpuhkan hingga tewas. Barang buktii yang disita berupa sepucuk senapan api revolver rakitan, sejumlah peluru berikut selongsong, sepeda motor, kunci letter T, dan telepon genggam. (DA/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya