Ssst..! Jangan Bilang Saya Mau Nyapres

MI/PUTRI ANISA YULIANI
30/6/2015 00:00
Ssst..! Jangan Bilang Saya Mau Nyapres
(MI)
GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama terkejut saat tiba di Balai Kota, kemarin pagi. Tidak seperti hari-hari biasanya, begitu dia menginjakan kaki di teras pendopo Balai Kota untuk memulai kerja sekitar pukul 07.30 WIB, kue ulang tahun berhiaskan miniatur Monumen Nasional lengkap dengan lilin angka 49 telah menantinya.

Sementara itu, sekelompok pembawa kue ulang tahun berkostum merah yang menamakan diri Dukung Ahok Gubernur (DAG) serentak menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun. Ahok pun tersenyum lebar sambil bergabung dengan pendukungnya. Di akhir lagu, ia meniup lilin pada kue ulang tahun ke-49-nya itu.

Sambil terus menerima ucapan selamat ulang tahun, laki-laki kelahiran Manggar, Bangka Belitung, itu mengaku tidak memiliki harapan khusus di hari ulang tahunnya. Ulang tahun baginya bukan hanya bermakna sebagai pertambahan usia, melainkan juga berkurangnya 'jatah' umur. Hari kelahiran, menurutnya, juga menjadi momen perenungan mengingat ibu yang telah berjuang melahirkannya.

"(Saat) ulang tahun, pertama saya bersyukur ditambahkan usia oleh Tuhan. Tapi di satu sisi waktu saya di dunia berkurang setahun. Kedua, saya ingat pengorbanan ibu saya, ketika 49 tahun lalu (melahirkan) antara mati dan hidup," ujarnya.

Sebagai politikus, Ahok juga mengaku tidak punya harapan besar, terlebih lagi ia akan memasuki masa akhir jabatan sebagai gubernur pada 2017. Ia mengaku hanya ingin fokus pada kinerjanya memimpin Jakarta. Di sisa waktu kurang dari dua tahun, masih banyak yang belum tercapai. Apalagi, jabatannya sebagai gubernur ibu kota negara saat ini merupakan keajaiban karena ia dahulu merupakan anak nakal dan sangat suka berdebat, bahkan dengan orangtuanya.

Setelah berbicara serius, mantan Bupati Belitung Timur itu tiba-tiba membuat pengakuan bahwa ia sempat bercita-cita mencalonkan diri sebagai presiden. "Ssstt..! Jangan bilang-bilang dulu (saya) mau nyapres. Terlalu bahaya," kata Ahok diiringi tawa.

Ahok dalam beberapa kesempatan memang mengatakan ingin menjadi presiden pada Pilpres 2019. Ketika salah seorang wartawan mencandai Ahok dengan ucapan semoga Ahok (presiden) 2019, tawanya makin lebar. "Oh ya? Bagus! Mudah-mudahan kita ketemu di Jalan Medan Merdeka Utara (Istana Negara). Tapi Merdeka Utara yang di mana dulu nih," katanya sambil terus tertawa. (J-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya