Di Pulogadung, Hanya 9 Bus AKAP Dinyatakan Laik Jalan

Metrotvnews.com/Damar Iradat
09/6/2016 20:19
Di Pulogadung, Hanya 9 Bus AKAP Dinyatakan Laik Jalan
(ANTARA)

KEPALA Terminal Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Pulogadung Hengky Risakotta mengakui masih banyak bus-bus AKAP yang tidak laik jalan di terminalnya. Pengelola perusahaan otobus (PO) diminta untuk segera bebenah.

Dari data yang didapat Metrotvnews.com, per Rabu (8/6) kemarin, dari 52 unit bus yang diinspeksi keselamatan angkutan umum (ramp check) di Pulogadung, hanya sembilan unit yang dinyatakan lulus. Sisanya dinyatakan tidak lolos atau tidak laik jalan.

"Namun, yang tidak lolos itu hanya pelanggaran ringan," kata Hengky kepada Metrotvnews.com di kantornya, Kamis (9/6).

Pelanggaran ringan yang dimaksud Hengky di antaranya yakni lampu jauh mati, ban cadangan gundul, tidak ada kotak P3K, dan klakson tidak lancar. Sementara itu, pelanggaran yang paling banyak ditemui yakni bus-bus tersebut tidak memiliki alat pemadam api ringan (APAR).

Hengky menambahkan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang melakukan ramp check tidak sampai melarang bus beroperasi. Sejauh ini, BPTJ masih memberi waktu bagi PO yang belum melengkapi syarat-syaratnya.

"Diberi waktu satu minggu (untuk perbaiki dan lengkapi syarat-syarat). Lebih dari satu minggu, akan ada sanksi dan hukuman," jelas dia.

Namun demikian, Hengky menegaskan, pengelola terminal sudah siap 100% menyambut mudik Lebaran 2016. Ia mengatakan, selain ramp check, pihaknya juga telah memeriksa surat dan kelengkapan bus, memeriksa kesehatan sopir, serta melakukan tes urine.

Seperti diberitakan, BPTJ terus melakukan inspeksi keselamatan angkutan umum di sembilan terminal di Jabodetabek. Pelaksanaan ramp check mulai 6 Juni hingga 24 Juni.

Dari tiga hari pelaksanaan ramp check, hasilnya tidak memuaskan. Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga mengatakan, jumlah angkutan umum yang laik jalan menjelang mudik Lebaran 2016 seperti bus AKAP hanya mencapai 10,36%.

"Sudah 685 kendaraan yang sudah diuji, sekitar 71 kendaraan atau 10,36% yang laik jalan. Ini sangat mengecewakan," kata Elly. (MTVN/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya