Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
ERNA, 30, mengibas-ngibaskan tangannya ke arah wajah sambil menahan rasa pedas dan hawa panas dari makanan yang ia makan. Bersama seorang rekannya, Erna terlihat menikmati kepedasan masakan itu. Mereka malah semakin lahap menghabiskan salah satu menu yang disajikan di warung makan di bilangan Tebet, Jakarta Selatan, tersebut. Erna rupanya sedang menyantap salah satu menu favorit di salah satu gerai Bakso Moncrot untuk berbuka puasa, kemarin. Erna tak keberatan berbuka dengan makanan pedas. Erna mengaku penggemar menu makanan bakso dan sudah mencicipi berbagai menu bakso di Jakarta Selatan. Salah satu warung bakso yang menjadi favoritnya ialah Bakso Moncrot dengan menu andalan bakso tomat moncrot. Bakso tomat moncrot yang dimaksud ialah buah tomat yang diambil bagian buah di dalamnya dan diganti dengan daging bakso lalu direbus bersama kuah kaldu.
"Enak, seger banget. Tomat itu seger dan pas banget sama dagingnya yang empuk dan tidak berlebihan," kata Erna kepada Media Indonesia, Rabu (8/6). Kendati tempat tinggal Erna di Kota Depok, ia mengaku rutin makan di Bakso Moncrot di kawasan Tebet tersebut. Pegawai swasta yang bekerja di Jakarta Pusat itu membeberkan perkenalannya dengan kuliner bernama unik ini karena diajak rekan kerjanya. Berbekal rasa penasaran dengan nama menunya, Erna pun mencobanya. Sudah sekitar empat tahun, ia berlangganan dan ketagihan karena rasanya yang lezat. "Saya pikir namanya aneh, nih. Waktu itu nama-nama makanan aneh masih jarang. Jadi begitu ada yang aneh ingin segera mencoba. Ternyata tidak cuma mengandalkan nama aneh, tapi rasanya memang enak. Sambalnya pas," ujar Erna yang sering memadukan menu bakso tomat moncrot dengan es teler tersebut.
Harga yang terjangkau dan letaknya yang cukup strategis membuat Erna cukup mudah untuk menjangkau Bakso Moncrot. Untuk itu, ia pun tak keberatan makan di Bakso Moncrot minimal sepekan sekali. Manager gerai Bakso Mencrot Tebet, Indra, menyebutkan gerai di Tebet merupakan gerai pertama. Pada 2008, Indra menjelaskan pendiri Bakso Moncrot ingin menyajikan bakso yang unik kepada masyarakat dengan kekhasan menunya, yakni bakso tomat. Kata moncrot sendiri bukan berasal dari rasa pedas, melainkan sensasi daging bakso yang keluar dari buah tomat tersebut.
"Awalnya banyak pembeli yang salah mengira bahwa bakso moncrot itu karena menu andalannya sambal yang pedas. Karena saat itu sampai saat ini banyak warung makan yang mengandalkan konotasi nama yang mewakili menu andalan yang pedas, tetapi kami tidak. Kami mengandalkan menu yang unik, yakni bakso tomat dengan rasa daging dan kuah yang khas," ujarnya.
Menu bakso tomat moncrot pun sangat laris manis dipesan pembeli. Rata-rata omzet per hari mencapai Rp5 juta dan saat sepi mencapai Rp3 juta. Jumlah pembeli, diakui Indra, meningkat saat libur hari raya. Omszt saat libur hari raya menurutnya bisa mencapai Rp10 juta. "Kami berani buka karena pegawai kami rata-rata orang Jakarta juga. Jadi enggak masalah. Malah omzet meningkat dua kali lipat," ujarnya. Ramainya pembeli pun membuat Bakso Moncrot membuka gerai kedua di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, dan terus berekspansi hingga ke Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved