Ahok Minta Sekolah tidak Paksa Pelajar Pakai Jilbab

LB Ciputri Hutabarat
08/6/2016 13:42
Ahok Minta Sekolah tidak Paksa Pelajar Pakai Jilbab
(ANTARA)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengingatkan Kepala sekolah di ibu kota untuk tidak mewajibkan muridnya menggunakan jilbab. Pasalnya, pria yang akrab disapa Ahok ini menuturkan penggunaan jilbab bukan untuk dipaksakan.

"Saya enggak melarang pakai jilbab. Jangan salah. Saya cuma bilang sama guru kalau mau buat anak-anak pakai jilbab, kasih tausiyah. Kalau mengerti kan bagus," kata Ahok di Balai Kota, Rabu (8/6).

Ahok menuturkan ketika seorang anak sudah paham tafsiran teologinya, penggunaan jilbab pun lebih baik.

Sebab, selama ini, Ahok mengaku sering melihat siswa yang memakai jilbab ke sekolah, namun saat di luar sekolah melepas jilbabnya.

"Itu lebih baik daripada saya melihat anak-anak dipaksa pakai jilbab. Begitu naik motor sama bapaknya langsung dicopot. Itu bagi saya menghina agama," ucap Ahok.

"Saya enggak bisa terima. Anda kalau mau pakai jilbab pakai jilbab yang benar. Bukan karena seragam sekolah," sambung dia.

Meski begitu, Ahok mengaku hanya mengigatkan kepada para pendidik. Karena keputusan tetap berada di masing-masing personal siswa untuk memakai jilbab ataupun melepas jilbab.

"Itu putusan orang masing-masing. Islam saja ada yang Syiah dan Suni. Kristen lebih banyak lagi sampai 2.000-an sekte. Saya enggak bisa maksa," tandas Ahok. (MTVN/OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya