Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERATOR armada eks Angkutan Perbatasan Terintegrasi Bus Trans Jakarta (APTB) meminta keringanan agar bisa menaikturunkan penumpang di halte Trans Jakarta terdekat sebelum keluar maupun masuk tol dalam saat beroperasi. Hal itu dimaksudkan untuk memudahkan penumpang melakukan perjalanan.
"Mudah-mudahan. Kita mengusulkan agar bisa turun atau naik di halte terdekat supaya memudahkan. Kita juga tak akan meminta penumpang bayar kalau naik dari halte Trans Jakarta dan turun di halte Trans Jakarta juga," kata Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa, Selasa (7/6).
Sebab, sejak dikeluarkannya Surat Edaran Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) DKI No. 3765/-1.819 perihal Penghentian Layanan APTB tertanggal 12 Mei 2016 tentang pencabutan izin penyelenggaraan APTB maka otomatis per 1 Juni APTB dilarang melalui jalur Transjakarta.
Menurut Pande, sejak kebijakan itu diberlakukan penumpang yang sudah setia menggunakan APTB melalui hate Trans Jakarta terlantar. Penumpang yang baru mengetahui kebijakan itupun terpaksa keluar dari halte Trans Jakarta dan menunggu di halte reguler demi menumpang APTB.
Padahal bus APTB cukup banyak yakni 193 unit dan beroperasi di 19 trayek yang melintas di wilayah Bohor, Tangerang, Bekasi dan Depok. PPD sendiri mengoperasikan lima unit bus APTB.
“Karena mereka harus turun di jalan. Lalu melanjutkan perjalanannya dengan angkutan lain atau bisa juga transjakarta. Artinya mereka harus membayar lagi kan,” kata Pande.
Menurutnya, solusi yang ia usulkan ini dapat dilakukan atas izin Dishubtrans demi kebaikan penumpang selagi menunggu proses penetapan kontrak Rupiah perkilometer operator APTB di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).
Sebab, pihaknya dan lima operator APTB lainnya yakni PT Anugerah Mas, PT Bianglala Metropolitan, PT Sinar Jaya Megah Langgeng, PT Mayasari Bhakti dan PT Hiba Utama sudah sepakat untuk mau bergabung dengan Trans Jakarta.
"Dengan begitu, penumpang dapat mencapai tujuannya dengan mudah. Itu idealnya. Paling tidak, kami, operator APTB meminta solusi kepada Dishubtrans DKI selama penggabungan manajemen belum berjalan,” imbuhnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved