Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
JEBOLNYA dua tanggul penahan arus air laut di wilayah Jakarta Utara membuktikan pembangunan tanggul pesisir sudah sangat mendesak. Menurut Deputi Gubernur DKI Jakarta Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup, Oswar Muadzin Mungkasa, jika tanggul tak segera dibangun, wilayah Jakarta Utara dipastikan akan tenggelam dalam waktu dekat.
"Tidak ada jalan lain, tanggul tipe A harus dibangun segera. Sekarang sudah harus mulai," kata Oswar dalam perbincangan kemarin (Minggu, 5/6).
Sebelumnya, tanggul di Kompleks Regata, Pluit, Jakarta Utara, jebol, Jumat (4/6) malam dan merendam perumahan elite tersebut akibat terjangan air pasang (rob). Kuatnya arus rob juga menjebol tanggul di Muara Angke pada Sabtu (5/6) pagi.
Oswar mengatakan keadaan itu harus direspons dengan pembangunan tanggul pesisir pantai yang saat ini sudah masuk ke program National Capital Integrated Coastal Development (NCICD). Jenis tanggul yang harus dibangun bertipe A dan memagari pesisir pantai DKI Jakarta sepanjang 128 kilometer.
Tak cuma terjangan rob, sambung Oswar, yang menjadi penyebab wilayah Jakarta Utara kian tergerus oleh air laut. Terus menurunnya permukaan tanah juga menjadi penyebab.
"Penurunan muka tanah di utara Jakarta berlangsung konsisten, 1-2 cm per tahun. Kalau terjadi gelombang air pasang, ada daerah yang pasti tenggelam. Jika kita tidak segera bangun tanggul, bisa semakin parah," ujarnya.
Ia juga mengingatkan para perusahaan pengembang yang mengelola properti di pesisir juga wajib berkontribusi untuk membuat tanggul pesisir. Selain pembangunan tanggul, Oswar pun mendorong Perusahan Air Minum (PAM) Jaya segera memperluas jaringan pipa air.
Pasalnya, penurunan muka tanah yang menjadi biang keladi banjir rob juga diakibatkan oleh penggunaan air tanah yang jorjoran oleh masyarakat. "Saat ini jaringan distribusi air pipa masih 60%. PAM Jaya harus memperluas lagi," ujarnya.
Sering digenangi
Saat dihubungi di kesempatan terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Deni Wahyu Purwoko mengatakan tidak ada warga Kompleks Regata yang mengungsi sejak tanggul di sana jebol.
Pengembang pun sudah didesak untuk segera membangun tanggul permanen sehingga lebih kuat guna melindungi permukiman warga. Menurut investigasinya, tanggul jebol karena tingginya gelombang air pasang dan turunnya level dasar laut yang menjadi titik fondasi tanggul.
Ia pun telah mendata ada beberapa wilayah yang sering digenangi air rob di Jakarta Utara, yakni Cilincing, Kalideres, Muara Angke, Kelapa Gading, Cakung, dan Koja.(Put/J-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved