Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
GEDUNG Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat di Jalan Bungur Besar Raya, Kemayoran, berdiri gagah. Bangunan enam lantai itu memang belum enam bulan resmi beroperasi setelah pindah dari lokasi sebelumnya di Jalan Gajah Mada, Gambir. Secara arsitektur, gedung baru tersebut jauh lebih modern bila dibandingkan dengan gedung sebelumnya yang lawas. Namun sayang, baru saja memasuki lobi, pengunjung dibuat kurang nyaman dengan informasi pada selembar kertas yang tertempel di dinding sebelah kanan meja petugas informasi. 'Bagi pengunjung sidang lantai 2-3 hanya bisa menggunakan tangga selasar kanan dan kiri gedung'. Demikian pengumuman itu. Padahal, di gedung PN Jakarta Pusat tersedia dua unit lift bagi ratusan pengunjung ataupun pegawai. Kondisi itu tentu saja menyulitkan siapa pun yang harus menuju lantai atas karena mereka harus berlelah-lelah melalui tangga manual.
Seperti dikeluhkan Nurhayati, 52, warga Tanah Abang, Jakarta Pusat (Jakpus) yang kemarin sore bersusah payah naik ke lantai 3 dengan menapaki satu demi satu anak tangga. Tangan kanannya terus berpegangan pada besi tepi tangga. Selain kondisinya agak curam, lebar tangga hanya sekitar 1 meter. Selama berjuang naik, ia beberapa kali harus memiringkan badan lantaran berpapasan dengan pengunjung lain yang hendak turun. Hal itu harus ia lakukan setiap kali menghadiri persidangan anaknya yang sedang tersangkut kasus kepemilikan narkoba. "Tiga kali datang (ke PN Jakpus) saya enggak pernah pakai lift. Kata petugas keamanan, enggak bisa dipakai. Terpaksa harus lewat tangga," keluhnya dengan wajah lelah. Keluhan senada juga diungkapkan perempuan pegawai warung makan dekat gedung tersebut.
Sudah lebih dari sepekan ia harus menaiki anak tangga sambil membawa makanan yang dipesan pegawai PN. "Sebelumnya cuma satu lift yang bisa dipakai. Itu sudah dari pertama begitu. Namun sekarang malah dua-duanya enggak bisa dipakai," ceritanya. Humas PN Jakpus Jamalludin Samosir, saat dimintai konfirmasi, mengatakan lift masih bisa digunakan pengunjung. "Saya malah belum tahu (lift tidak dapat dipakai). Nanti saya cek dulu ya. Harusnya masih bisa digunakan," kilahnya. Dari dua lift yang ada, tambahnya, memang hanya satu yang beroperasi. Satu lift lainnya sengaja tidak dioperasikan untuk menghemat pemakaian listrik. "Kita lakukan perawatan lift sekala berkala supaya tetap dapat digunakan," sangkalnya. Berdasarkan pantauan, gedung pengadilan bukan hanya dikunjungi orang dewasa, melainkan juga anak-anak dari keluarga yang tengah duduk di kursi pesakitan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved