Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON pengantin baru dibegal sekawanan penjahat. Selain kehilangan motor, uang milik korban buat biaya pernikahan sebesar Rp30 juta dirampas dan dibawa kabur. Belum puas, perut korban bahkan ditusuk kawanan penjahat itu dengan pisau tajam.
Kejadian bermula ketika korban bernama Latif Anwar alias Awang, 25, yang berprofesi sebagai driver ojek online (GoJek) selesai mengantar penumpang ke Kelurahan Tapos, Depok, Jawa Barat, pada Minggu (29/5) malam pukul 22.30 WIB.
Setelah mengantar penumpang, Awang pun hendak pulang ke rumah ibunya di Kampung Sidamukti, Sukamaju, Cilodong. Namun nahas, dalam perjalanan, tepatnya di bawah jembatan Lewinanggung, Tapos, Depok, dia dibegal empat lelaki berboncengan dua motor.
Ditemui di Rumah Sakit Sentra Medika, Jalan Raya Bogor, Senin (30/5), Awang mengatakan Ketika melintas di bawah jembatan Leuwinanggung, tiba-tiba datang dua motor menghadangnya. Pengendara itu langsung meminta motor yang dikendarainya, tapi Awang melawan.
"Ada empat orang pelakunya. Pelaku memaksa saya menyerahkan motor milik Honda Vario B 3979 EEJ," katanya.
Awang yang mengalami luka tusukan pisau tajam di bagian perut, mengaku tidak sempat melihat motor pelaku. Namun, dia mengingat bahwa pelaku berkulit hitam, rambut keriting, dan memakai masker. Salah satu pelaku sempat membuka helm dan memukul kepala korban.
"Sebelum perut saya ditusuk, para pelaku mengepruk kepala saya pakai helm," ungkapnya.
Awang sudah merasakan kekhawatiran dirinya bakal dibegal. Namun, karena mengantar pelanggan, ia terpaksa melintas. Dia sudah berupaya hati-hati dengan melihat dari kaca spion jika ada motor lain yang mengikuti. "Jalanan memang sepi dan nggak ada motor lain, tapi tiba-tiba motor itu muncul, seperti dari semak-semak," kisahnya.
Pelaku langsung memaksa meminta motornya, tetapi ia menolaknya. Gagal mengambil motor, pelaku meminta tas yang dibawa Awang tetapi korban juga bersikukuh mempertahankannya. Sehingga pelaku kemudian langsung menusukkan pisau ke perut korban. "Tas saya diambil dan mereka kabur," ceritanya.
Dalam tas itu ada uang Rp30 juta. Uang itu rencananya digunakan untuk biaya pernikahan dirinya. Uang itu tadinya hendak diserahkan pada calon istrinya pada Minggu (29/5) malam. "Nggak tahunya ada kejadian begini. Uang saya Rp30 juta yang dibawa pelakunya," katanya.
Setelah ditusuk, Awang yang menggunakan jaket seragam ojek online masih berusaha meminta pertolongan. Dengan perut tertancap pisau, dirinya sempat mengendarai motor. Namun, di tengah perjalanan pisau itu dibuang di tengah jalan, pisau itu dicabut dari perut. "Pisaunya saya buang," ungkapnya.
Awang kemudian bertemu dengan rekan sesama ojek setelah beberapa meter dari lokasi kejadian. Dia pun meminta tolong pada rekan ojek yang sedang duduk. "Adik saya terus pingsan di dekat klinik," kata Maulana Yusuf alias Aidan, kakak Awang.
Karena lukanya cukup dalam, Awang kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Sentra Medika Cimanggis di Jalan Raya Bogor. Dia mendapat belasan jahitan di perut. "Tusukannya sedalam sekitar 3 cm," katanya.
Kejadian itu pun kemudian dilaporkan ke Polsek Cimanggis. Keluarga berharap agar pelakunya bisa tertangkap (KG/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved