Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
OPERASI Tangkap Tangan (OTT) bagi warga yang membuang sampah sembarangan digalakkan di Jakarta. Satpol PP tingkat kelurahan, PNS kelurahan, pekerja harian lepas (PHL), dan petugas prasarana dan sarana umum (PPSU) bisa melaporkan kejadian OTT warga. Namun, petugas selain Satpol PP hanya bisa memberikan laporan berupa foto tanpa menindak. "Sekarang siapa saja boleh foto dan melaporkan itu ke lurah. Nanti lurah yang bikin surat denda. Macam-macam dendanya, dari Rp50 ribu sampai Rp200 ribu," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Kamis (26/5). Upaya itu, menurut Basuki, dilakukan untuk memberikan efek jera kepada warga yang gemar membuang sampah ke badan sungai. Bahkan ia berencana menaikkan besaran denda bagi pembuang sampah sembarangan. Jika selama ini maksimal Rp200 ribu, denda akan dinaikkan menjadi Rp500 ribu.
Kali Epicentrum
Pemprov DKI Jakarta sepatutnya belajar dari pengelolaan sungai di kawasan Epicentrum, Jakarta Selatan. Sungai itu dikelilingi taman nan cantik. Bahkan taman itu diramaikan belasan ribu ikan mas guna menambah daya tarik. Sungai yang masih merupakan bagian dari aliran Kali Cideng itu juga dikenal dengan nama Kali Epicentrum karena lokasinya yang membelah kawasan perkantoran dan apartemen Epicentrum, Jakarta Selatan. Sungai yang dikelola PT Provices Indonesia itu memiliki air yang berwarna hijau dengan kedalaman yang rata, yakni 3 meter. Tak ada sampah, apalagi limbah, sehingga tak menimbulkan bau tak sedap. Hanya ada guguran daun-daun dari taman di sekelilingnya. Kali Epicentrum menjadi poin utama dari taman yang dibangun di sekitarnya. Kedua sisi sungai dibatasi dengan pagar teralis berwarna putih setinggi 30 cm.
Sejumlah pohon tertanam di sepanjang taman memberikan efek sejuk dan rindang bagi setiap orang yang lalu lalang. Juga terdapat jalur untuk berjalan kaki di sepanjang sungai dengan beberapa kursi taman tepat menghadap ke arah sungai. "Suasananya enak, sungainya bersih dan enggak bau kaya sungai-sungai yang lain," ujar Sifa Fadilah, 15, seorang pelajar yang sedang bersantai di taman di pinggir sungai bersama dua temannya. Ini merupakan kali ketiga ia datang ke sini. Tak ada tujuan khusus, hanya mengobrol sambil menikmati suasana sore di pinggir sungai.
Faktor yang membuat kondisi sungai bersih dari sampah ialah keberadaan pintu air di kedua sisi ujung Kali Epicentrum. Pintu air itu membatasi Kali Cideng dan Kali Epicentrum serta berfungsi menyaring aliran air agar sampah yang terbawa arus tak bisa masuk. Karsim, 25, seorang petugas di pintu air Kali Epicentrum, mengatakan dulunya air di kali itu bening sehingga dasarnya kelihatan, sebab terdapat sebuah alat bernama solarbi yang berfungsi untuk memecah lumut. "Tapi sudah lama alatnya rusak. Makanya sekarang airnya warna hijau. Alatnya pun susah dicari," ujarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved