Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 15 ribu warga Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, ingin bergabung ke Kota Bekasi. Keinginan itu bakal dideklarasikan pada 22 Mei mendatang. Beragam spanduk dipasang.Salah satunya bertuliskan 'Wahai Pimpinan Kab Bogor, Mana Hati Nuranimu, Mana Perhatianmu? Lupakah Kau dengan Daerahmu? Akankah Kami Hijrah ke Bekasi...? Semoga.' Kejengkelan warga itu cerminan atas ketidakpuasan kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengurus warga mereka. Letak Desa Bojongkulur yang jauh dari pusat pemerintahan membuat masalah warga di sana lamban diselesaikan. "Lihat saja banjir kemarin, saat April, banjir di Perumahan Villa Nusa Indah ya sama dengan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), tapi bantuan pemerintah setempat lamban," jelas Tri Herdyanto, 46, warga Villa Nusa Indah RT 05/24, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, kepada Media Indonesia, Rabu (18/5).
Warga yang sudah 22 tahun menetap di perumahan itu menuturkan, permasalahan banjir yang dihadapi warga sudah terjadi sejak 2002. Pada bencana banjir besar 2006, sekitar 273.000 keluarga menjadi korban. Pada 2013, banjir melanda perumahan dua kali berturut-turut, dan bantuan tetap tak ada. Bahkan, pada banjir setinggi 3 meter April kemarin, Pemkab Bogor baru memberi bantuan setelah 12 hari banjir merendam permukiman. Padahal, saat hari pertama banjir menerjang permukiman warga, pihaknya sudah berkali-kali meminta bantuan dari pemerintah setempat.
"Alasannya banyak, katanya mereka rapat dulu, atau lagi menangani longsor di wilayah Bogor lainnya, lalu apakah kami bukan warganya juga? Kami juga taat membayar pajak," tegas Tri. Koordinator warga itu mengatakan secara geografi permukiman mereka lebih dekat ke wilayah administratif Kota Bekasi. Sungai Cikeas yang mengalir antara Perumahan Villa Nusa Indah dan PGP menjadi pembatas wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi. Jarak tempuh menuju pusat pemerintahan Kota Bekasi hanya sekitar 30 menit.
Namun, bila menuju kantor kecamatan di Gunung Putri, atau kantor Pemkab Bogor di Cibinong, bisa 3-4 jam perjalanan.
"Makanya kita kalau mau urus masalah administratif, susahnya minta ampun, lebih dekat jalan-jalan ke Bandung, hanya 2 jam, daripada ke kantor kecamatan. Kita maunya pindah ke Bekasi agar proses dan masalah administratif bisa lebih baik." Dalam menanggapi hal itu, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyambut baik keinginan warga Bojongkulur, Kacamatan Gunung Putri tersebut.
Bahkan, ia pun senang bila warga dan wilayah administratif kota yang dipimpinnya bertambah. "Itu kan pilihan hidup tiap warga, ya boleh saja, toh sesama warga Jawa Barat, tentunya saya sambut baik," ujar Rahmat. Jika serius, kata Rahmat, warga bisa mengajukan referendum (adopsi wilayah) ke DPRD setempat agar nantinya wilayah permukiman mereka bisa masuk ke wilayah administratif Kota Bekasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved