SEBANYAK 116 kepala keluarga (KK) warga Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jakarta Timur, yang terkena dampak normalisasi kali Ciliwung telah mengambil kunci rumah susun Jatinegara Barat. Padahal, sebelumnya tercatat ada 406 KK yang sudah mengambil undian rusun.
Dari 116 KK itu, baru 55 KK yang sudah pindah ke rusun. Sementara itum sisanya memilih pindah setelah Lebaran.
Kepala UPT Rumah Susun Wilayah III, Sayid Ali, mengatakan warga yang belum pindah ke rusun akan tetap ditunggu hingga H+7 Lebaran nanti. Pihaknya juga mengaku akan tetap membuka kesempatan bagi warga yang belum mendaftarkan diri mengambil nomor undian rusun. "Mereka sudah terdaftar, sudah ditempatkan di unit mana saja. Jadi kami akan tetap tunggu sampai H+7 Lebaran," kata Sayid.
Berdasarkan pantauan, warga sudah mulai menempati dua tower rusun Jatinegara Barat. Warga mengaku senang menempati rusun yang mempunyai 518 unit dan berlantai 16 itu. "Senang, rusunnya bersih," ujar Marius, warga RT 06/01 yang menempati tower A. (Mal/J-1)