Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK cuma pengguna tol yang dibuat kesal lantaran jembatan penyeberangan di Km 8 ruas Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) roboh, Minggu (15/5) malam. Warga sekitar jembatan juga dibuat merugi setelah jembatan itu roboh gara-gara ditabrak truk trailer bermuatan alat berat crane. "Bagaimana tidak rugi, semuanya sekarang harus jalan jauh untuk memutar," keluh Sofyan, 38, warga Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Poncol, Senin (16/5). Jembatan penyeberangan yang berada di dekat area peristirahatan arah Bintaro dari Bumi Serpong Damai itu sehari-hari menjadi nadi penghubung Kampung Serua dengan Poncol. Jembatan yang bisa dilintasi kendaraan roda dua dan pejalan kaki itu menjadi andalan warga kedua kampung itu jika tidak ingin memutar hingga 4 km. "Tadi pagi anak-anak terpaksa diantar naik motor ke sekolah oleh para orangtua mereka. Para orangtua enggak tega anak mereka harus jalan jauh memutar. Padahal, mereka biasanya cukup jalan kaki ke sekolah. Punya mata enggak sih tuh sopir? Jembatan segede itu bisa ditabrak," ujar Sofyan setengah mengumpat.
Tidak cuma warga, pemilik usaha di area peristirahatan tol juga dibuat merugi. Sejak jembatan itu roboh sekitar pukul 23.00 WIB, tak ada satu pun kendaraan yang bisa masuk ke area peristirahatan karena terhalang oleh jembatan yang melintang di tengah jalan. "Kami mau buka ya percuma karena tidak ada kendaraan yang bisa lewat. Sudah seharian ini SPBU tutup," gerutu Suharto, supervisor stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang berada di area peristirahatan itu.
Sudah tak ada pemasukan, sambungnya, karyawan SPBU bersama seluruh karyawan kedai makan yang ada di area peristirahatan itu malah diminta ikut membereskan puing-puing jembatan yang berserakan di jalan. "Benar-benar rugi. Biasanya SPBU bisa menjual 45-50 kiloliter BBM, sekarang enggak ada sama sekali. Jangan ditanya deh besarnya kerugian," keluh Suharto. Hingga kemarin sore petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan masih disibukkan dengan upaya rekayasa arus tol. Untuk meminimalkan kemacetan, Polres tetap mengaktifkan tol ke arah Bintaro dengan cara mengambil sebagian jalur jalan yang mengarah BSD (sistem lawan arus/contra flow).
Kemacetan pun tak terhindarkan di dua ruas karena terjadi penyempitan jalan. Polisi juga masih memintai keterangan Marsan Simbolon, 34, pengemudi truk trailer penabrak itu. Untuk sementara, polisi menduga kelalaian sopir menjadi penyebab robohnya jembatan itu. "Masih kita mintai keterangan di Polres, tetapi dugaan sementara karena dia lalai, tidak melakukan pengecekan muatan," ucap Kepala Satuan Lalu-lintas Polres Tangsel, Ajun Komisaris Prayoga Angga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved