Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG petani di Bogor ditembak dan dibacok oleh dua orang yang tidak dikenal. Korban bernama Masud, 60, warga Kampung Raganis Samendoyong, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami tiga luka bacok pada kepala belakang dan punggung dan dua luka tembak senjata api locok di punggung sebelah kanan. Karena lukanya parah, korban banyak mengeluarkan darah. Saat ini, korban masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Kramat Jati, Jakarta.
Kanit Reskrim Polsek Cigudeg Ajun Komisaris Asep Saepudin menyebutkan, pada Kamis (12/5), pihaknya menerima laporan dari petugas Puskesmas Cigudeg. Laporannya saat itu, katanya, ada pasien laki-laki atas nama Masud.
Awalnya, pasien itu diantar oleh warga ke Puskesmas Bunar dalam keadaan luka parah dan penuh darah. Dia mengalami luka bekas tembakan yang diduga berasal dari senjata api locok. Saat itu, korban masih dalam kondisi masih sadar.
Namun kemudian, dia dirujuk ke Puskesmas Cigudeg. "Oleh pihak Puskesmas Cigudeg dilaporkan ke kami," kata Asep saat dihubungi Jumat (13/5).
Adapun kronologis kejadiannya, kata Asep, kasus itu terjadi pada Kamis (12/5). Ketika itu, sekitar pukul 9.00 WIB, Masud tengah melakukan aktivitasnya di kebun yang berjarak sekitar 1 kilometer dari rumahnya.
Saat itu, korban yang tengah mencangkul didatangi dua orang tidak dikenal sambil membunyikan suara burung di HP-nya. Kemudian kedua orang tersebut menanyakan "Rt, Rudi dan Sarmin belum datang ya?". Kemudian korban menjawab singkat, "Enggak tahu."
Kemudian orang tersebut mengatakan, "Enak ya Pak, pohonnya gede-gede". Dijawab kembali oleh korban, "Iya".
Namun, pada saat korban membelakangi kedua orang tersebut, tiba-tiba yang memegang senpi lantas menembak korban dari belakang. Korban saat itu sempat mengatakan, "Ku naon sia nembak aing (kenapa kamu menembak saya)?".
Namun, kedua orang tidak dikenal tersebut malah membacok korban menggunakan golok. Melihat korban lari seraya berteriak minta tolong, kedua pelaku juga lari dengan arah berlawanan dan berpencar.
"Itu hasil keterangan korban setelah sadar dan sudah bisa diajak komunikasi, semalam di RS Kramat Jati," kata Asep.
Berdasarkan keterangan korban, ciri-ciri pelaku, yang pertama berperawakan tinggi besar dengan rambut berdiri, dan seorang lagi bertubuh kecil dengan potongan rambut rapi. Salah satu di antaranya dikenali korban mengenakan kaos dan celana bermotif loreng.
Asep menyebutkan, pihaknya baru melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Olah TKP baru dilakukan jelas Asep, karena kemarin atau setelah mendapat laporan belum diketahui pasti lokasi kejadiannya.
"Kita baru olah TKP tadi siang karena kita baru tahu lokasi pasti setelah korban sadar dan bisa memberikan keterangan. Di lokasi kami temukan sejumlah barang bukti, termasuk cangkul milik korban," jelas Asep.
Untuk motif, Asep mengatakan belum mengetahuinya dan saat ini masih didalami dan dikembangkan. (DD/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved