Keluarga LN Minta Pelaku Dihukum Mati

Dede Susianti
11/5/2016 21:02
Keluarga LN Minta Pelaku Dihukum Mati
(ANTARA)

HUKUMAN berat berupa kebiri atau hukuman mati dianggap paling pantas diganjarkan kepada Budiansyah, 26, pelaku pemerkosaan dan pembunuhan bocah yang usianya masih di bawah tiga tahun (batita) di Bogor, Jawa Barat.

Hukuman itu pula yang saat ini diinginkan keluarga korban, terutama kedua orangtua korban, untuk memenuhi rasa keadilan atas apa yang dialami dan menimpa anaknya LN.

Ahmad Samiran, ayah LN, bocah perempuan berusia 2,2 tahun itu, meminta pelaku dihukum dengan seberat-beratnya.

Saat ditemui di Mako Polsek Cibungbulang, Samiran beserta istrinya, meminta Budiansyah dikebiri atau dihukum mati. Karena menurutnya, apa yang dilakukan Budiansyah tergolong sangat keji. Selain memperkosa, Budiansyah juga telah merenggut nyawa anak kesayangan dan satu-satunya itu.

Bahkan, kata Samiran, kekejiaan Budiansyah sangat melebihi kasus apa pun. Termasuk kasus pemerkosaan dan pembunuhan YY yang terjadi di Rejang Lebong belum lama ini.

Anggapan itu muncul karena Budiansyah selain memperkosa, juga telah menganiaya hingga anaknya meninggal. Bahkan, pelaku sempat menyembunyikan jasad anaknya dengan cara menyimpannya di lemari. "Ini pelakunya bukan belasan, hanya satu orang. Korbannya juga bukan remaja atau dewasa, baru berusia 2,2 tahun," ujar Samiran lirih.

Ia juga meminta aparat hukum untuk tidak memberikan ampun kepada pelaku dalam bentuk pengurangan hukuman jika nanti pelaku divonis penjara.

Kesedihan juga dirasakan sang nenek korban, Rukiyah. Ditemui di rumahnya, Rukiah. Ia meminta pelaku dihukum mati. Meski demikian, dia tetap menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk memproses secara hukum. "Hutang nyawa dibayar nyawa. Cucu saya masih kecil banget. Kami juga tidak punya musuh," kata Rukiyah.

Sambil menggendong cucu lainnya, Rukiyah, mengisahkan tentang cucu keduanya LN semasa hidupnya. Menurut dia, cucunya itu anak yang cantik dan manis. Ia pun mengaku sangat kehilangan, apalagi kejadian itu dialami saat sang cucu bertandang ke rumahnya.

Dengan mata berkaca-kaca dan suara tersekat, Rukiyah mengatakan tidak mennyangka hari itu menjadi pertemuan terakhirnya dengan LN. (DD/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya