Air Mata Melati Mengalir Mendengar Kapten Rian Bebas

Gana Buana
11/5/2016 20:52
Air Mata Melati Mengalir Mendengar Kapten Rian Bebas
(ANTARA)

AIR mata Melati Ginting, 52, seketika mengalir deras di atas pipi kecoklatannya. Dengan bahagia, ia mendapat kabar bahwa anaknya, kapten Moch Arianto Misnan, 23, alias Rian, yang ditawan oleh kelompok militan Abu Sayyaf di Filipina bakal dibebaskan dalam waktu dekat.

Hal tersebut didengarnya lewat sambungan telpon seorang tetangganya yang bekerja di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat.

"Yang benar kamu? Kabar itu benar? Berita di televisi yang kamu lihat itu benar?" tanya Melati kepada lawan bicaranya di telpon, Rabu (11/5) sore itu.

Belum usai sambungan telpon tersebut ditutup, tangan kanannya mengambil remot televisi. Dicarinya saluran berita yang langsung menyiarkan kabar pembebasan anaknya, Rian.

"Ya Allah terima kasih doa saya telah dikabulkan," ujar Melati seraya menitikkan air mata.

Awalnya, saat ditemui di rumahnya, Komplek BTN Narogong, Jalan Garuda VI No 19 RT 03/22, Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi, ia belum mengetahui hal tersebut. Bahkan, berita gembira itu justru diketahuinya dari televisi.

Wanita paruh baya itu mengatakan, hidupnya memang tidak tenang semenjak anaknya disandera pada 15 April lalu. Bahkan, saat tidur ia pun sering bermimpi buruk.

"Kami mikirin tiap hari, dua kakak Rian dan dua adiknya pun ikut mikirin," jelas dia. "Saya sangat bersyukur, berterima kasih pada pihak terkait, kepada Bapak Presiden, Panglima TNI, Bu Menteri Luar Negeri, Pemerintah Filipina, dan semua pihak yang membantu pembebasan Rian," tuturnya.

Meski demikian, Melati mengaku masih menunggu agar instansi terkait bisa memberikan informasi resmi pada keluarga. Hal itu agar keluarga yakin akan kondisi Rian.

Seperti diberitakan, Rian merupakan kapten kapal TB Henry milik PT Global Trans Energy International Grahabaramukti yang berdomisili di Harmoni, Jakarta Pusat. Bersama tiga ABK lainnya, ia ditawan saat kapalnya berlayar di perairan internasional Tawi-Tawi, perbatasan Malaysia dengan Filipina. (Gan/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya