Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA nelayan di Kampung Baru, Keluarahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, yang akan digusur permukimannya oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang pada 23 Mei 2016 ini, meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar turut membantu untuk menggagalkan rencana tersebut.
Pasalnya, mereka menilai penggusuran itu dilakukan hanya untuk kepentingan pengusaha (reklamasi). "Saya minta kepada Pak Jokowi agar mau membantu kami," kata kaum ibu-ibu warga Kampung Baru, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, saat menolak surat peringatan kedua (SP-2) dari Pemkab Tangerang, Banten, saat berunjuk rasa melalui pengeras suara, Selasa (10/5).
Menurut mereka, selain dalam penggusuran itu mereka dizalimi oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, aspirasi mereka tidak pernah didengar. "Seandainya ketika kami datang ke Pemkab Tangerang diterima atau ditemui oleh Bupati untuk berdialog, kemungkinan dalam rencana pemberian SP-2 ini tidak akan rusuh," kata Krisnawati seusai bernegosiasi dengan Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti dan Kapolres Metro Tangerang Komisaris Besar Agus Pranoto yang langsung menghentikan SP-2 itu demi keamanan.
Awalnya, kata Krisnawati, penggusuran itu dilakukan hanya untuk kafe-kafe yang dijadikan sebagai tempat praktik prostitusi. Namun, mengapa akhirnya penggusuran yang akan dilakukan Pemkab Tangerang tersebut merembet ke permukiman warga yang telah berdiri sejak 1970-an.
"Ini kan nggak benar. Coba cek untuk kafe-kafe yang dijadikan tempat prostitusi itu, kini sudah tidak ada, karena begitu mereka mendenga akan digusur, langsung pindah sendiri," kata Krisnawati.
Dan dalam rencana penggusuran tersebut, lanjut Krisnawati, Bupati Tangerang juga hanya akan menempatkan warga di rumah-rumah petak kontrakan, bukan rumah susun. "Orang yang tinggal di kontrakan saja ingin punya rumah sendiri, kenapa yang punya rumah kok suruh tinggal di kontrakan. Yang manusiawi dong," kata krisnawati yang diiyakan oleh ibu-ibu lainnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, untuk menampung sebanyak 387 kepala keluarga (KK) Kampung Baru, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, pihak Pemkab Tangerang telah mempersiapkan sebanyak 400 rumah petak kontrakan yang tersebar di wilayah Dadap. Adapun rencana rusun yang dijanjikan kepada warga nelayan hingga kini belum jelas keberadaannya. (SM/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved