Lurah DKI akan Diberi Rp2 Juta/Bulan untuk Hadiri Undangan Warga

Selamat Saragih
09/5/2016 19:14
Lurah DKI akan Diberi Rp2 Juta/Bulan untuk Hadiri Undangan Warga
(ANTARA)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana memberikan dana tunjangan operasionalnya sebesar Rp2 juta kepada lurah setiap bulan. Uang itu digunakan untuk menghadiri undangan pernikahan warganya.

"Lurah harus datang ke undangan warganya. Saya hitung-hitung, lurah bisa saya kasih Rp2 juta sebulan untuk hadir di pernikahan warganya," kata Ahok saat evaluasi kinerja lurah dan camat, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/5).

Dengan datang ke undangan pernikahan warga, kata Gubernur, lurah bisa sekaligus mengecek kondisi wilayah. Sehingga bisa mengetahui solusi apa yang bisa dilakukan. "Sambil datang, bisa melihat kondisi wilayah, gotnya seperti apa, jalannya juga," ungkapnya.

Selain itu, makanan di pesta pernikahan warga juga perlu diperiksa Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Karena tidak jarang juga makanan di pesta pernikahan mengandung zat berbahaya.

"Paling enak itu kan makan saat di pesta pernikahan. Makanya harus dicek bakso, mi, eskrim, kadang ada juga rodaminnya," katanya.

Ahok mengaku setiap akhir pekan selalu menyempatkan menghadiri undangan pernikahan warga Jakarta. Dalam satu hari bisa 5-6 lokasi yang didatanginya sambil melihat kondisi wilayah. "Kalau hari Sabtu bisa sampai 5 tempat, Minggunya bisa sampai 6 lokasi," katanya.

Kendati demikian, Ahok tidak ingin memberitahu lurah setempat saat ingin menghadiri undangan. Karena biasanya, jika diberitahu sejak awal, pekerja penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) akan dikerahkan untuk membersihan kawasan. (Ssr/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya