Polisi Buru Pemilik Klinik Aborsi

Gan/Ant/J-1
30/4/2016 08:31
Polisi Buru Pemilik Klinik Aborsi
(MI/Galih Pradipta)

POLRES Bekasi Kota hingga kemarin masih memburu dokter Jabat, tersangka kasus aborsi ilegal berkedok Klinik Kesehatan Medical Center Bekasi.

"Lokasi persembunyiannya sudah kita deteksi. Mudah-mudahan bisa segera ditangkap," kata Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota,

Komisaris Rajiman, di Bekasi, kemarin.

Buron lain, dokter ALD, juga masih dalam pencarian petugas kepolisian.

Polresta Bekasi bersama tim dari Komisi Perlindungan Anak telah membentuk tim untuk menangkap dua buron kasus itu.

Sejauh ini, kata Rajiman, pihaknya telah menangkap lima tersangka dalam kasus tersebut, yakni YS, MRYN, NN, KRTN, dan MMN.

"Semuanya berstatus pegawai klinik," ujarnya.

Pihaknya juga menggandeng Ikatan Dokter Indonesia dan Dinas Kesehatan setempat guna mendeteksi sejumlah lokasi di Bekasi yang diduga menggelar praktik aborsi ilegal.

Di kesempatan berbeda, pihak keluarga dokter Jabat membantah keterlibatan kerabat mereka dalam dugaan kasus aborsi ilegal itu.

"Setahu saya dokter Jabat sudah jarang ke Klinik Medical Center Bekasi. Dia lebih sering ke luar kota untuk berobat. Beberapa tahun terakhir ini klinik itu sudah dikelola dokter Aldo bersama rekannya seorang perawat bernama Bimarta," kata keponakan dokter Jabat, Evander Napitupulu.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya