Kebakaran Kalibaru Tewaskan Satu Warga

Deni Aryanto
23/4/2016 18:10
Kebakaran Kalibaru Tewaskan Satu Warga
(ANTARA)

ANCAMAN masalah korsleting listrik masih terus menghantui masyarakat yang tinggal di permukiman padat penduduk. Seperti yang terjadi Sabtu (23/4), sedikitnya 51 rumah di Jalan Kalibaru Timur, Gang III RT14 dan 15, RW05 Bungur, Senen, Jakarta Pusat, terbakar hingga menelan satu korban jiwa.

Menurut informasi di lapangan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 9.30 WIB. Tidak hanya menyasar permukiman penduduk, kobaran api juga melalap belasan bangunan usaha. Hanya dalam waktu singkat, api dengan cepat menjalar dari bangunan satu ke lainnya, lantaran sejumlah kios yang ikut terbakar berisi bahan bangunan, cairan kimia, cat, maupun gas oksigen.

Kepala Seksi Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakpus Sektor Kemayoran, Unggul Wibowo, mengatakan, asal api diduga berasal dari lantai 3 salah satu rumah warga. Untuk memadamkan api, diturunkan sebanyak 35 mobil pemadam.

"Selain ada cairan kimia yang ikut terbakar, pemadaman api ikut terkendala banyaknya warga yang berkerumun sampai menutup jalan. Rumah warga yang terbakar juga sebagian besar semi permanen. Jadi api sangat mudah membesar," terang Unggul.

Ditambahkan Kapolsek Senen, Komisaris Kasmono, dalam peristiwa kebakaran kali ini, ada satu warga atas nama Siti Nurjanah, 32, yang dalam keadaan hamil tewas terbakar. Sedangkan dua korban menderita luka bakar.

"Nurjanah tewas terbakar saat coba menyelamatkan anaknya. Sementara anak yang coba diselamatkan belum ditemukan. Untuk yang korban luka itu anak dan bapaknya. Mereka langsung dibawa ke rumah sakit," terangnya.

Meski kobaran api sempat terus membesar dan mengancam jiwa, puluhan warga tetap nekat mendekat ke titik api. Menanggapinya, petugas langsung membentangkan tali plastik pembatas supaya warga tidak masuk lebih dalam.

"Tetap ada saja warga yang bandel mendekat. Padahal petugas sudah mengancam baka mengamankan warga yang nekat mendekat (titik api)," ucapnya.

Diceritakan Yudi, 36, warga Jalan Kalibaru Timur Gang III RT 14/05 Bungur, dirinya awal mengetahui adanya peristiwa kebakaran setelah mendengar suara ledakan cukup keras. Saat itu, ia baru menyadari kalau api sudah membesar dan membakar beberapa rumah.

"Saya tapi enggak tahu persis itu ledakan apa. Mungkin juga ada tabung yang meledak," singkatnya. (DA/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya