Istri Tersangka Mutilasi tidak Menyangka Suaminya Pembunuh

Dede Susianti
21/4/2016 21:38
Istri Tersangka Mutilasi tidak Menyangka Suaminya Pembunuh
(ANTARA/Lucky R)

KUSMAYADI alias Agus, pelaku pembunuhan dan mutilasi wanita hamil di Tangerang, sudah tertangkap di Surabaya, Jawa Timur. Pihak keluarga besarnya, termasuk istrinya di Bogor, Jawa Barat, pun sudah mengetahuinya.

Kendati demikian, pihak keluarga mengaku belum terpikir mencari dan menunjuk kuasa hukum (pengacara) untuk mendampingi proses hukum Agus.

Seperti diungkapkan istri Kusmayadi, Neng Tuti Gustina, 30, yang tinggal di Kampung Jambu, Desa Sibanteng Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Kamis (21/4). Hingga saat ini, dia dan keluarga suaminya belum bertemu setelah pemberitaan mengenai penangkapan Agus.

"Saya belum bertemu lagi keluarga besar suami saya. Nanti kalau ketemu akan coba dirundingkan soal kuasa hukum," katanya.

Untuk saat ini, Neng mengaku belum bisa berbuat banyak selain pasrah dan menyerahkan kepada pihak kepolisian dan pengadilan. Neng sendiri saat ini masih sangat syok atas kejadian yang melibatkan suaminya.

"Kami masih kaget dengan kejadian ini. Kami tidak sangka suami saya berbuat separah itu,"katanya.

Dia juga mengatakan sangat kecewa bahkan marah. Karena, selama dirinya hidup bersama Agus dan sampai mempunyai anak, suaminya itu tidak pernah berbuat kasar. Bahkan, Agus yang dikenalnya merupakan sosok yang bertanggung jawab. "Orangnya tidak pernah kasar. Jangankan memukul atau menampar, ngomong kasar pada saya dan anak saja tidak," akunya.

Setelah terungkap kasus mutilasi tersebut, Neng mengaku sangat kecewa dan sempat berpikir akan minta cerai. Dia merasa sakit hati karena suaminya ternyata berselingkuh dengan kasir di tempat kerjanya dan kemudian memmbunuhnya dengan cara yang sadis.

"Walapun bagaimana sampai saat ini saya masih istrinya dan dia suami saya. Jadi saya akan datang melihat dia, tapi kalau nanti, saya belum tahu," katanya.

Neng mengetahui suaminya ditangkap polisi di Surabaya pada pukul 7.00 WIB melalui berita di internet, dan ada pihak keluarganya yang memberi kabar lewat telepon. "Saya ditelepon adik ipar. Katanya suami saya ditangkap di Surabaya Rabu malam sekitar jam 11 (23.00 WIB)."

Sementara hingga pukul 13.00 WIB atau ketika dihubungi wartawan, dirinya mengaku belum dihubungi pihak kepolisian. (DD/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya