Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGIATAN rutin hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau lebih dikenal dengan istilah car free day (CFD) pada setiap Minggu di Kota Bogor kembali diadakan.
Seperti diberitakan sebelumnya, tepat tiga kali berturut-turut atau tiga pekan CFD sempat ditiadakan lantaran adanya program uji coba Sistem Satu Arah (SSA) seputar Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor.
Adapun pelaksanaan CFD kembali akan tetap sama yakni setiap Minggu mulai pukul 6.00 WIB hingga pukul 9.00 WIB. Hanya saja, tempat atau lokasinya dipindah. Kalau sebelumnya di sepanjang jalan Jalak Harupat, Sempur, kini lokasi CFD dilaksanakan di sepanjang Jalan Sudirman, mulai dari sesudah RS Salak hingga air mancur.
Pemindahan lokasi CFD dilakukan seiring diberlakukannya SSA secara permanen. Lokasi sebelumnya, yakni di Jalan Jalak Harupat, salah satu jalan yang terkena SSA.
Seperti diungkapkan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor Agus Suprapto, pemilihan atau penetapan Jalan Sudirman sebagai lokasi CFD yang baru karena luas dan panjang jalan yang dinilai cocok.
Menurut Agus, ada beberapa tata tertib pada CFD di Jalan Jenderal Sudirman yang diberlakukan. CFD tetap dilaksanakan setiap Minggu pada 6.00-9.00 WIB. Kendaraan bermotor baik roda dua, roda empat, atau lebih dilarang memasuki kawasan CFD.
Pedagang juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas perdagangan di badan jalan, trotoar, dan taman pada kawasan CFD. Meski ada yang diperbolehkan berjualan, barang yang dijual hanya makanan dan minuman di dalam persil rumah atau pertokoan dengan izin pemiliknya.
Aturan lainnya, meski tidak bermotor (mesin), becak dan delman juga tidak diperbolehkan memasuki kawasan CFD. Masyarakat dilarang membuang sampah sembarangan, masyarakat dilarang keras membawa senjata tajam dan minuman keras, masyarakat harus menjaga kebersihan serta ketertiban kawasan.
Tingkat kebisingan dari suara musik dan radio juga tidak boleh melebihi ambang batas suara yang telah ditetapkan. "Hal lain yang juga penting diperhatikan, masyarakat dilarang melakukan jual beli hewan di kawasan CFD,” kata Agus.
Terkait itu, Agus mengatakan, pihak-pihak yang ada di sekitar jalan itu pun sudah merestui dan turut mendukung. Salah satunya Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi) yang kompleknya berada di sepanjang Jalan Sudirman. "Dengan diberlakukan CFD di Jalan Sudirman, masyarakat dapat mengenal dan tertarik dengan Museum PETA," katanya.
Dia mengatakan dampak lalu lintas jika CFD di Jalan Jenderal Sudirman juga tidak terlalu parah ketimbang jika diberlakukan di Jalan Salak dan Jalan Jarak Harupat.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pertimbangan CFD di Jalan Sudirman karena itu merupakan jalur protokol. Selain itu, lanjut Bima, pemindahan lokasi CFD juga dibarengi dengan sosialisasi dan akan ada beberapa penyesuaian.
"Semua bisa disesuaikan selama waktu tiga jam itu. Seperti aktivitas di Pusdikzi," kata Wali Kota.
Sedangkan terkait dampak dari lokasi baru CFD terhadap operasional enam trayek angkot dan angkutan perkotaan, pihak Pemkot juga akan melakukan sosialisasi.
"Secara teknisnya, sosialisasi akan dilakukan oleh DLLAJ kepada para pengemudi angkot yang trayeknya terdampak. Lokasi parkir kendaraan juga nanti akan ditentukan titik-titiknya oleh DLLAJ. Yang jelas tidak boleh ada kendaraan yang parkir di badan jalan," pungkasnya. (DD/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved