Katulampa Sempat Siaga 2, Ribuan Rumah di Bogor Kebanjiran

Dede Susianti
21/4/2016 19:30
Katulampa Sempat Siaga 2, Ribuan Rumah di Bogor Kebanjiran
(ANTARAFOTO/Yulius Satria Wijaya)

HUJAN merata yang turun di wilayah Bogor, baik di hulu (Puncak) maupun hilir sejak Kamis (21/4) dini hari hingga pagi membuat sejumlah lokasi dilanda bencana banjir dan longsor. Tinggi muka air (TMA) Bendung Katulampa pun mengalami peningkatan.

Ketinggian Bendung Katulampa mencapai 150 centimeter dengan status siaga 2 banjir untuk wiayah di sekitar bantarran sungai dan Jakarta.

Untuk bencana banjir terjadi di empat lokasi di tiga kecamatan di Kabupaten Bogor, yakni di Kecamatan Bojong Gede, Kecamatan Gunung Putri, dan Kecamatan Cileungsi. Lebih dari 3.000 rumah yang terdampak.

Untuk lokasi terparah yakni di Kecamatan Gunung Putri dengan ketinggian air mencapai 1-2 meter. Akibat luapan air Sungai Cikeas, ada 37 RT di 5 RW di Perumahan Nusa Indah 1 dan 29 RT di 6 RW di Perumahan Nusa Indah 2 dengan jumlah rumah yang terkena sebanyak 3.000 rumah.

Proses evakuasi dilakukan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dan Polres Bogor, bersama masyarakat.

"Kami membantu evakuasi korban banjir, sejak Kamis pagi dan baru selesai (pukul 17.00 WIB). Ada 30 personel anggota yang kami turunkan membantu Polsek Gunung Putri," kata Kaur Bin Ops Sabhara Polres Bogor Iptu Irwansyah.

Sementara itu, berdasarkan data dari BPBD Kabuaten Bogor, selain di Bojongkulur, banjir juga terjadi di Desa Jati Sari, Kecamatan Cileungsi, dengan ketinggian permukaan air mencapai 40 cm hingga 100 m.

Menurut Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Budi Aksomo, banjir di Jati Sari disebabkan meluapnya Sungai Cikarang. Sedikitnya, 55 rumah terendam. Selain itu, jalan utama Transyogi pun terendam.

Lokasi lain yang juga dilanda banjir ialah Desa Rawa Panjang dan Pabuaran, Kecamatan Bojong Gede, dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Sedikitnya, 34 rumah terendam banjir akibat meluapnya Kali Cibeurem.

Evakuasi, kata Budi, dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan hingga saat ini masih berlangsung. Namun, dia menyebutkan, saat ini untuk di beberapa titik, air sudah mulai surut.

Akibat hujan, lanjutnya, tebing di Desa Sirna Galih, Kecamatan Jonggol, juga longsor dan menimpa lima rumah warga. Meski tidak sampai menelan korban jiwa, warga mengalami kerugian karena rumah mereka rusak.

Sebagai langkah antisipasi kejadian serupa atau susulan, pihak BPBD tetap bersiaga 24 jam di lokasi banjir di Bojong Kulur dengan mendirikan tenda serta menyalurkan bantuan logistik. Hal itu disebabkan kondisi cuaca di Bogor saat ini masih turun hujan. (DD/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya