Keberadaan Underpass Stasiun Citayam Mendesak

Kisar Rajaguguk
21/4/2016 19:30
Keberadaan  Underpass  Stasiun Citayam Mendesak
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

PENGENDARA yang melintas di Jalan Raya Citayam, Depok mengeluh. Pasalnya, ruas jalan tersebut selalu padat merayap.

Selain kondisi jalan yang sempit, di ruas jalan itu banyak terdapat perlintasan sebidang. Sehingga Pemerintah Kota Depok meminta Kementerian Perhubungan mempercepat pembangunan Underpass Citayam.

Kepala Sub Bidang Pembangunan Fisik dan Infrastruktur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok Herniwati mengatakan, Detail Enginering Desain (DED) untuk pembangunan Underpass Citayam telah dibuat Kemenhub sejak 2012. Tapi, progres lanjutan pembangunan underpas tersebut belum ada perkembangannya.

"Depok sudah memasukan pembangunan Underpass Citayam di RPJMD 2016-2021. Dan sudah diprioritaskan pembangunanyanya," kata Hernita.

Dikatakan, berdasarkan Undang-undang Lalu Lintas, tidak membolehkan ada perlintasan sebidang. Apalagi, kereta yang melintas di jalur Jakarta-Bogor yang melewati Depok semakin padat.

Kondisinya jalan itu sekarang sudah sangat semrawut. "Sudah sangat semerawut dan macet di kawasan itu," ungkapnya.

Ia menuturkan konsep pembangunan underpass sepenuhnya dipegang Kemenhub. Sampai sekarang, Depok belum mengetahui kapan mulai dibangun underpas itu.

Berdasarkan pertemuan terakhir pada 2012 antara dinas Bina Marga, Kemenhub dan Pekerjaan Umum, mereka siap untuk memulai pembangunan pada 2015. Tapi, saat itu, kewajiban untuk membebaskan lahan ada di Depok.

Menurutnya, pemerintah sangat perhatian pada pembangunan perlintasan sebidang. Tapi, Depok belum bisa membebaskan karena belum melihat DED, yang sudah dibuat Kemenhub.

"Depok juga belum tahu berapa luas lahan yang dibebaskan, karena belum menerima DEDnya. Sebab, di perlintasan sebidang perlu U turn. Jadi, cukup luas yang akan dibebaskan," ujarnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya