Dulunya pada Sekolah Enggak Sih?

Putri Anisa Yuliani/Kisar Rajaguguk/J-1
16/4/2016 06:01
Dulunya pada Sekolah Enggak Sih?
(MI/Barry Fathahillah)

"ADUH... ngapain sih benerin jalan pagi-pagi begini? Ya pasti bikin macet keleus," gerutu Suyono, 40, seorang sopir angkutan kota bernomor 110 jurusan Cinere-Depok, Jumat (15/4).

Gerutuannya itu keluar karena ia 'dipaksa' menikmati kemacetan hingga 1 kilometer di Jalan Raya Sawangan karena ada perbaikan jalan yang sedang dilakukan oleh Pemerintah Kota Depok.

"Orang-orang ini dulunya pada sekolah enggak sih? Ini jam tujuh pagi. Sudah tahu orang pagi-pagi pada mau berangkat kerja, kok mereka malah memperbaiki jam segini," keluh Suyono tak henti-henti.

Bukan cuma Suyono, 14 penumpang yang memenuhi mobilnya juga menggerutu, bahkan salah satunya hingga memaki para pekerja yang tengah memperbaiki jalan itu.

Bayangkan saja, waktu tempuh dari perempatan Mampang hingga SMA Cakra Buana Depok yang hanya berjarak 1 kilometer harus ditempuh dalam waktu 20 menit.

Padahal seharusnya tak sampai 2 menit, jarak tersebut sudah bisa dilalui oleh pengendara.

Terlihat ada satu truk yang membawa batu kerikil sedang parkir sehingga satu jalur jalan tertutup oleh bodinya.

Empat orang sedang meratakan kerikil yang telah ditumpahkan ke jalan yang berlubang di Jalan Raya Sawangan, tepatnya di depan ruko sebuah agen ekspedisi.

Meski menyambut baik perbaikan jalan itu, Suyono tak habis pikir atas cara berpikir para pekerja itu.

"Nenek-nenek juga tahu kalau perbaiki jalan itu bagusnya siang atau malam."

Saat dihubungi, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas BMSDA Kota Depok Hardiman mengatakan pengerjaan perbaikan jalan di pagi hingga sore hari lebih baik karena aspal lebih cepat mengering dan menempel daripada di malam hari.

"Kami mohon pengertian dari warga Depok yang biasa melintasi Jalan Raya Bojongsari, Jalan Raya Sawangan, dan Jalan Raya Cinere atas kemacetan yang ada. Kalau perbaikan dikerjakan malam hari, aspalnya cepat mengelupas," paparnya.

Lebih jauh Hardiman menjelaskan bahwa bukan hanya Jalan Raya Sawangan, Jalan Bojongsari, dan jalan Raya Cinere yang ditambal, sejumlah ruas jalan di 11 kecamatan juga diperbaiki.

"Pokoknya dari 518,42 kilometer panjang jalan di Kota Depok, ada ribuan titik yang berlubang," terangnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya