Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA remaja yang diketahui bernama Mahdi, 20, dan Irja, 20, tidak menyangka harus berurusan dengan jajaran kepolisian sektor Jatiasih, Kamis (14/4) siang. Pasalnya, kedua remaja tersebut tepergok warga saat mencuri burung Cucak Ijo milik seorang warga Kampung Cakung, Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.
Masrifah, 38, saksi mata mengatakan, saat datang ke perkampungan Cakung, kedua pelaku terlihat seperti hanya akan singgah dalam perjalanan pulang. Bahkan, pelaku pun sempat nongkrong serta memesan kopi di warung miliknya.
"Enggak nyangka, mereka datang pesan kopi dua gelas sama beli rokok dua batang," ungkap Masrifah, Kamis (14/4).
Masrifah menuturkan karena sama sekali tidak terlihat mencurigakan, dia pun tidak menyangka bila kedua pelaku itu memilih ngopi di warungnya untuk mengamati target curian. Namun, saat dia beranjak sebentar meninggalkan warung untuk masuk ke rumahnya, ia mendengarkan teriakan maling dari sejumlah warga.
Karena khawatir warungnya yang menjadi korban pencurian, Masrifah pun bergegas keluar melihat barang dagangannya. Rupanya, beberapa warga sekitar sedang mengejar kedua pemuda yang tadi singgah untuk ngopi di warungnya.
Warga meneriaki dua pemuda tersebut lantaran tepergok seusai mencuri burung Cucak Ijo dari rumah salah seorang warga yang ditinggal pemiliknya bekerja.
"Saya pikir maling motor, ternyata maling burung. Pelakunya ya dua orang yang tadi ada di warung saya," jelas dia.
Saat tepergok warga, lanjut Masrifah, kedua pemuda itu mencoba kabur dengan menaiki motor Honda Beat merah B 3633 KVL. Namun, karena berusaha melaju sangat kecang, keduanya tidak sadar mengambil jalan buntu sehingga terjatuh setelah motor mereka menghantam tembok rumah warga.
"Salah seorang pelaku, namanya Mahdi, sepertinya mengalami patah kaki di sebelah kiri, sebab keduanya menghantam tembok dengan sangat keras," jelas Masrifah.
Hadi, Ketua RT05/02 mengatakan, di wilayahnya memang sering terjadi kasus pencurian burung. Dalam sebulan, terhitung ada lima burung peliharaan warga setempat hilang.
"Dalam sebulan sudah lima burung milik warga sini hilang. Itu pun burung jenis Cucak Ijo yang bila dijual bisa laku sekitar satu setengah juta (rupiah)," kata Hadi.
Sementara itu, Kepala Subbag Humas Polres Kota Bekasi, Inspektur Puji Astuti membenarkan peristiwa itu. Hingga kini kasus pencurian burung warga tersebut masih ditangani Polsek Jatiasih. Namun, salah seorang pelaku terpaksa harus dibawa ke RS Polri Kramat Jati guna mendapat perawatan terlebih dahulu.
"Masih diselidiki motifnya untuk apa mereka mencuri burung, tapi pelaku sedang dirawat dulu. Nanti kalau sudah sembuh baru penyelidikan dilanjutkan," ungkap Puji.
Meski demikian, karena perbuatannya, kedua pelaku terancam dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (Gan/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved