Menikmati Monas hingga Larut Malam

Putri Anisa/Deni Aryanto
06/4/2016 08:52
Menikmati Monas hingga Larut Malam
(MI/Atet Pramadia)

DARI ketinggian 137 meter, kini warga Jakarta bisa menikmati indahnya kelap-kelip lampu kota di malam hari. Ya, mulai semalam, pengelola kawasan Monumen Nasional (Monas) meluncurkan program wisata malam di tugu kebanggaan warga Jakarta itu. Baru saja dibuka, Tugu Monas langsung diserbu warga yang ingin naik ke puncak.

Rudi, 34, salah satu pengunjung, mengungkapkan apa yang ditawarkan oleh kawasan Monas memang lebih tepat apabila dinikmati saat petang. "Memang lebih enak naik ke puncak tugu malam-malam. Pemandangan kelap-kelip lampu Kota Jakarta keren banget," ungkapnya.

Selain naik ke puncak tugu, sambung Rudi, sekadar duduk santai di kawasan Monas juga lebih enak dinikmati di malam hari. "Duduk istirahat di taman sehabis kerja seharian pasti membuat pikiran jadi tenang. Sambil menunggu sampai jalanan tidak macet, bisa santai-santai dahulu," ucapnya.

Wisata malam Monas juga diapresiasi Lina, 28, yang berkunjung bersama tiga rekan kantornya. "Ini lagi jalan-jalan dulu menikmati udara segar. Nanti kayaknya mau naik ke puncak tugu, semoga masih kebagian tiket," katanya.

Kepala Kantor Pengelola Kawasan (KPK) Monas Rini Hariyani mengatakan, dibukanya program wisata malam di kawasan Monas didasarkan pada animo yang tinggi di masyarakat.

"Kami melihat antusiasme warga Jakarta yang justru tinggi di malam hari mengunjungi Monas. Selain ingin menikmati udara segar di area terbuka, tak sedikit pengunjung yang ingin naik ke puncak Tugu Monas. Pengunjung ingin menikmati Jakarta di malam hari," kata Rini Hariyani.

Jam operasional Monas pun berubah. Kini kawasan Monas buka pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, buka kembali pukul 19.00 hingga 24.00. Untuk naik ke puncak Tugu Monas dibatasi hingga pukul 22.00.

Meski Tugu Monas bisa dinaiki hingga malam hari, tiket menuju puncak dibatasi. Siang hari, tiket yang dijual sebanyak 1.800 lembar dan pada wisata malam hari hanya 700 lembar tiket.

"Kami batasi di malam hari untuk menjaga agar elevator Monas tidak terlalu terbebani. Kami harus memperhatikan perawatan dan terjaminnya keamanan dan kelancaran mesin," terang Rini. Untuk melayani pengunjung, pengelola kawasan Monas sudah menyiapkan 114 petugas yang khusus bekerja di sif malam.

"Kami sudah menyiapkan PNS 19 orang, 8 pekerja harian lepas di area museum, 40 pekerja di kawasan Monas, dan 37 petugas keamanan," kata Rini.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan pembukaan Monas di malam hari bertujuan agar warga Jakarta memiliki sarana hiburan murah meriah di malam hari. Ia berjanji akan menambah lampu penerangan di kawasan Monas untuk mendukung program itu. "Kita lagi lelang pengadaan pemasangan lampu. Kita juga mau buat toilet sekelas mal," ujar Ahok.(J-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Panji Arimurti
Berita Lainnya