Masih Uji Coba Sistem Satu Arah, Car Free Day di Bogor Ditiadakan

Dede Susianti
02/4/2016 19:45
Masih Uji Coba Sistem Satu Arah, Car Free Day di Bogor Ditiadakan
(MI/DEDE SUSANTI)

PROGRAM hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) yang biasa dilakukan setiap Minggu di kawasan Jalan Jalak Harupat, Kota Bogor, untuk Minggu (3/4) besok terpaksa ditiadakan.

Kebijakan itu dikeluarkan berdasarkan pada hasil musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Kota Bogor, termasuk di dalamnya jajaran Kepolisin Resor Bogor Kota, Sabtu (2/4).

Peniadaan CFD merupakan salah satu dari dampak adanya uji coba sistem satu arah (SSA) seputar Istana Bogor dan Kebun Raya Bogor (KRB). Kawasan CFD biasa diberlakukan di Jalan Jalak Harupat (Sempur), salah satu yang masuk jalur SSA.

Menurut Kabag Humas Sekretariat Daerah Bogor Encep Ali Alhamidi, CFD ditiadakan sementara untuk memberikan kesempatan kepada pengguna jalan guna menyesuaikan diri dengan SSA lingkar Istana dan KRB.

Meski demikian, bagi warga yang ingin berolahraga di Lapangan Sempur, tetap bisa. Hanya saja, seperti yang dipaparkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Syarip Hidayat, khusus untuk besok tidak akan ada penutupan jalan seperti di hari-hari CFD biasanya.

"Untuk minggu depannya mudah-mudahan sudah ada kajian apakah bisa tetap di Sempur atau memang CFD yang pindah lokasi," kata Ade

Kapolres Bogor Kota AKB Andi Herindra mengatakan soal CFD pihaknya memang telah berulang kali mengajak Wali Kota Bogor berkoordinasi. Termasuk harus mencari lokasi pengganti dan persiapan matang untuk ke depan jika SSA akan diberlakukan permanen.

Ditemui di Mako Polres Bogor Kota seusai menerima kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, Kapolres menyebutkan ada beberapa alternatif lokasi untuk CFD.

"Wacana Sudirman, kawasan air mancur hingga RS Salak. Pertimbangan di situ, beberapa jam bisa jadi hotspot olahraga dengan parkir diatur di seputar GOR atau Jalan Pemuda. Tapi itu baru wacana, rekomendasi kami, belum pasti. Tergantung SSA ini apakah harus dipermanenkan," ungkapnya.

Kalau memang SSA permanen dan CFD ditetapkan di titik itu (Sudirman), harus diperhatikan dan disiapkan segala sesuatunya. Karena, di kawasan itu ada titik tertentu yang bersifat pelayanan seperti rumah sakit dan pusat pendidikan militer. "Jangan samai mengganggu orang yang mau ke rumah sakit," ujarnya.

Alternatif lain, CFD bisa di sekitar Jalan Ciremai yang berlokasi tidak jauh dari Sempur. "Di situ lebih aman, tapi kalau mau bebas hambatan, ya di Sudirman," pungkasnya. (DD/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya