Ahok: Mana Mau Organda Turunkan Tarif

Putri Anisa Yuliani
31/3/2016 15:10
Ahok: Mana Mau Organda Turunkan Tarif
(ANTARA)

GUBERNUR DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan tidak akan memberikan subsidi angkutan umum dari operator swasta yang tidak bekerja sama dengan Trans Jakarta. Hal ini disampaikan saat menanggapi keputusan pemerintah yang meminta angkutan umum menurunkan tarif karena turunnya harga bahan bakar.

"Saya nggak akan kasih subsidi untuk angkutan umum swasta. Jadi silakan kalau mau naik turunkan tarif," kata Ahok di Balai Kota, Kamis (31/3)

Dirinya hanya akan mengalirkan dana APBD sebesar-besarnya untuk subsidi kepada PT Trans Jakarta sebagai BUMD DKI. Selain itu, menurutnya mustahil Organda akan menginstruksikan penurunan tarif.

"Mana mau Organda turunin tarif. Pas naik mereka berlomba-lomba naikkin. Sudah turun ya pasti dibiarkan saja," tegas Ahok.

Ahok menyatakan subsidi yang diberikan kepada PT Trans Jakarta pun bukan dalam bentul subsidi bahan bakar yang seperti ini dilakukan pemerintah pusat tetapi berupa Public Service Obligation (PSO) agar bisa mengoperasikan bus-bus Trans Jakarta dan membayar operator dengan skema rupiah per kilometer.

Penghitungannya pun sudah termasuk untuk memenuhi gaji awak angkutan, peremajaan dan pemeliharaan bus serta bahan bakar. Dengan demikian, angkutan yang berintegrasi dengan Trans Jakarta memiliki tarif flat meski harga bahan bakar bersifat fluktuatif.

PSO yang besar kepada PT Trans Jakarta pun diharapkan Ahok bisa meningkatkan dan memperluas pelayanan dengan mengekspansi rutr-rute angkutan umum lainnya yakni bus kecil atau mikrolet.

"Kalau saya prinsipnya kan sudah ada Trans Jakarta. Saya kasih dia modal besar supaya dia bisa kuasai semua rute yang ada di Jakarta dengan bekerja sama dengan operator. Kalau mereka (operator) tidak mau kerja sama dengan Trans Jakarta kita minta Trans Jakarta masuk-masuk saja. Nanti dilihat mereka akan rugi sendiri dan perlahan mau gabung. Bus kita lebih bagus, lebih banyak dan tarif sama," terangnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya