Warga Luar Batang Digusur untuk Perbaikan Lingkungan

Selamat Saragih
30/3/2016 23:35
Warga Luar Batang Digusur untuk Perbaikan Lingkungan
(Ilsutrasi ANTARA FOTO/Dewi Fajrian)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera menggusur permukiman di daerah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Sebanyak 1.000 warga akan dipindahkan ke rumah susun (rusun).

"Sekitar 1.000 warga Luar Batang memang bakal dipindahkan ke rusun," kata Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota DKI, Rabu (30/3)

Menurut Ahok, pihaknya tidak tahu pasti jumlah warga yang terkena gusuran itu. "Saya kira mungkin 1.000 warga lebih, tapi bertahap ya," lanjutnya.

Dia menambahkan, rencana Pemprov DKI menggusur Luar Batang bakal direalisasikan pada pertengahan April. Namun, mantan Bupati Belitung Timur itu mengakui bahwa sudah ada sejumlah warga yang mulai bersiap-siap untuk pindah, dan bahkan sudah pindah dari kawasan tersebut.

"Sudah ada keluarga yang pindah sebanyak 15 kepala keluarga. Mereka dipindahkan ke Rusun Marunda ada yang ke Cibeser dan ada juga ke Pulo Gebang," ungkap Ahok.

Daerah Masjid Luar Batang itu nantinya akan diambil untuk dipasangkan turap atau sheetpile proyek normalisasi air. Namun, sejumlah warga menolak penggusuran tersebut. Salah satu dari sejumlah alasan mereka lantaran di daerah tersebut terdapat Masjid Luar Batang yang juga simbol sejarah Betawi.

Ahok sebelumnya sudah menegaskan tidak akan menggusur Masjid Luar Batang. DKI hanya akan memindahkan warga di bantaran kali yang berujung pada laut, tepatnya yang berada di RT 01 sampai RT 04. "Sejarah Luar Batang kan itu memang dibikin karena dia menang. Jadi tidak masalah," jelas Ahok. (Ssr/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya