Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pembunuhan yang dilakukan seorang polisi terhadap istri sendiri kembali terjadi. Kali ini dilakukan oleh anggota Polres Depok, Jawa Barat, Brigadir Kepala Triyono.
Dalam aksinya, Triyono dibantu seorang temannya berinisial M, 35. Sedangkan korban bernama Ratnita Handriani, 34. Kepala Polres Depok Komisaris Besar Dwiyono Triyono dan M sudah ditangkap dan kini mendekam di sel tahanan Polres Depok.
Dijelaskan Dwiyono, terhadap Ratinta dibunuh pada Minggu (27/3) malam. Saat ditemukan di dalam kamar rumah di Jalan Perjuangan RT 002 RW 08 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, jasad Ratinta sudah dalam kondisi kaku.
Ada luka lebam di bagian hidung dan wajah korban. Darah juga keluar dari hidung korban. "Korban ditemukan dalam posisi telentang. Korban meninggalkan dua anak yang masih kecil berusia tujuh dan empat tahun," kata Dwiyono.
Diduga motif pembunuhan karena pelaku kesal kerap dimarahi istrinya. Kekesalan memuncak membuat pelaku tidak bisa mengontrol emosi. "Pelaku kemudian meminta bantuan temannya untuk menghabisi nyawa korban," jelas Dwiyono.
Selain memeriksa dua pelaku, Polres Depok juga mengamankan barang bukti sepert bantal, kerudung, celana warna hitam, pakaian dalam dan anting. "Masih terus diselidiki lebih dalam," terangnya.
Sebelumnya, kasus pembunuhan oleh polisi terhadap istri terjadi di Bekasi, 11 Maret 2016. Pelaku adalah anggota Brigade Mobil (Brimob) Desatemen D Polri, Brigadir Aris Candra Kuswanto.
Brigadir Aris menembak mati istrinya Ani Fitriani di rumah mereka di Kampung Tegaldanas RT 01/RW 02, Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Setelah membunuh istrinya, Aris mencoba bunuh diri dengan menembak kepalanya. Aris akhirnya meninggal setelah sempat mendapat perawatan selama 5 hari. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved