Polisi Terus Kembangkan Kasus Eksploitasi Anak

Nelly Marlianti
28/3/2016 15:58
Polisi Terus Kembangkan Kasus Eksploitasi Anak
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

POLRES Jakarta Selatan masih terus mengembangkan kasus eksploitasi anak di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Polisi tidak menutup kemungkinan akan adanya tersangka baru.

"Tidak menutup kemungkinan memang akan ada tersangka baru. Tapi ini masih perlu waktu penyidikan," kata Kanit Reskrim Polres Jakarta Selatan AKB Audie Latuheru, Senin (28/3).

Menurutnya, polisi tengah memburu tersangka lain dalam kasus eksploitasi tersebut. Menurutnya pihaknya masih mengumpulkan alat bukti dan pendalaman.

Lebij jauh, Audie, mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan tes DNA pada empat orang pelaku IR, NH, dan pasangan yang mengaku suami istri ER dn SM. Tes DNA tersebut dilakukan, guna mengetahui kebenaran dari para pelaku yang mengaku ke tiga anak korban eksploitasi tersebut adalah anaknya.

"Kami masih tunggu hasil tes DNA. Sementara pelaku dulu yang dites DNA baru ketiga korban," ungkapnya. Audie menegaskan, hanya ada 3 anak yang diproses hukum dalam kasus eksploitasi ini. Sementara 17 anak lainnya telah dipulangkan.

Terkait, keterlibatan Gimbal yang disebut-sebut salah satu pelaku SM sebagai orang yang menyuruhnya memberikan obat penenang jenis Clonazepam, saat ini masih akan didalami. Pihaknya akan melakukan penelusuran terkait keterlibatan Gimbal dalam kasus eksploitasi anak ini. "Peran Gimbal akan kita dalami," tegasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya