Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU pelaku pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura sebagai pemulung, berhasil dibekuk petugas Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat. Pria bernama lengkap Unus Ali, 35, sudah berkali-kali melakukan aksinya di kawasan permukiman padat.
Dengan memakai pakaian kumal dan compang-camping, lengkap dengan karung dan tongkatnya, pergerakan bandit bermodus pemulung ini berkeliaran di kawasan permukiman padat penduduk. Pria berusia 35 tahun itu mahir memainkan perannya sebagai pemulung. Ia berhasil mengelabui warga dengan mengais barang-barang rongsokan.
Saat melakukan aksinya, pria berkedok pemulung yang kerap berkeliaran di kawasan Grogol Petamburan, Jakbar, itu selalu berbekal perlengkapan untuk menjarah hasil curiannya. UA kerap kali membawa kunci leter T guna menggondol sepeda motor yang menjadi incarannya.
Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Antonius mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu cukup lama untuk dapat menangkap pelaku ini. "Kami membutuhkan waktu selama dua pekan dengan terlebih dahulu mematangkan strategi demi mengamankan UA," paparnya.
Selanjutnya, petugas pun baru berhasil meringkus tersangka pada Jumat (25/3). Petugas membekuk UA di Jalan Perdana, Grogol saat hendak mencuri motor.
"Dia (UA) tertangkap basah waktu mencuri motor milik korbannya. Kami juga menyita 1 kunci leter T milik pelaku serta STNK di dalam jok motor milik korbannya yang berhasil dicuri," ujar Antonius saat dimintai konfirmasi, Sabtu (26/3).
Ia menambahkan, pelaku ini pintar menipu masyarakat dengan menyamar sebagai pemulung. Tersangka pintar memanfaatkan kesempatan untuk menyisir wilayah dan mengamati sekitarnya.
"Dia menguasai medan atau lokasi jajahannya. Tersangka pintar memanfaatkan kesempatan. Begitu suasana sepi dia mulai beraksi," ungkap Antonius.
Saat dibekuk petugas, UA tak melakukan perlawanan. Dia pasrah dan memasang raut wajah memelas. Ia juga mengaku baru dua kali melakukan aksinya. Namun, petugas tak mudah percaya pengakuan dari tersangka. "Sepeda motor hasil curian, dia jual seharga Rp2 juta," kata Antonius.
Pihak Polsek Tanjung Duren kini masih terus selidiki dan kembangankan kasus ini. Menurut dugaan Antonius, jaringan pelaku curanmor yang dilakukan pelaku tidak mungkin berdiri sendiri. Untuk itu, pihaknya akan terus memburu rekan-rekan dari UA yang sebagai sindikat curanmor.
"Masih banyak orang yang terlibat dan bermain dalam perkara ini. Kami mencoba untuk membongkarnya," katanya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved