Beli Tiket KRL di Stasiun Kota Hanya Setengah Menit

Sri Cahya Lestari
16/3/2016 20:45
Beli Tiket KRL di Stasiun Kota Hanya Setengah Menit
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

PENGGUNA Kereta Rel Listrik (KRL) kini tidak perlu lama-lama mengantre untuk membeli tiket. Pada beberapa stasiun di Jabodetabek sudah tersedia mesin pembelian tiket mandiri tiket KRL. Salah satunya di stasiun Jakarta Kota (Beos).

Mesin pembelian mandiri tiket KRL itu bernama C-VIM atau Commuter Line Vending Machine. C-VIM ini baru diluncurkan perdana di Stasiun Kota pada 27 Desember 2015 lalu. Mesin itu untuk membeli tiket harian berjaminan (THB) serta mengisi ulang THB dan kartu multitrip (KMT). Namun, untuk pembelian KMT belum bisa dilayani di mesin ini. Untuk pembelian KMT dilakukan langsung di loket secara manual.

Satu vending machine ini bisa melayani 500 kartu THB sehari. Bila habis bisa diisi ulang. Penggunaan mesin ini bisa menggunakan uang kertas dan koin terkecil sampai 500 rupiah. Mesin ini bisa mengeluarkan uang logam dan kertas juga.

Adapun cara penggunaan mesin untuk membeli tiket THB menggunakan mesin C-VIM yaitu pertama ialah dengan menyentuh (tap) tulisan sales pada layar sentuh. Pilih dan tap menu tujuan. Lalu pilih pembelian baru (sales) atau isi ulang (resales) atau refund.

Apabila hendak membeli THB, pilih pembelian baru (sales). Setelah itu pilih tujuan lokasi. Masukkan uang sejumlah yang tertera di layar tergantung tujuan. Setelahnya, tiket keluar di kotak tiket dan jika ada kembalian akan keluar di kotak uang kembalian.

Mesin ini bisa menerima dan mengeluarkan uang kertas maksimal Rp20 ribu dan minimal Rp500 untuk pembelian tiket tunggal. Namun, untuk pembelian beberapa tiket atau multitrip bisa melakukan transaksi uang kertas senilai Rp 100 ribu. Transaksi pembelian tiket hanya memakan waktu sekitar setengah menit atau 30 detik saja.

"Semua fungsi loket bisa dilakukan dari mulai membeli baru THB, isi ulang KMT, isi ulang tarif THB, dan pengembalian uang jaminan kartu THB," ujar Manager Komunikasi PT KCJ Eva Chairunisa saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/3).

Eva menambahkan, mesin pembelian tiket mandiri tiket KRL ini dioperasikan dari pukul 5.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Namun, pada pukul 21.00 WIB, hanya loket tiket manual yang dibuka. "Vending machine tiket ini dioperasikan sebagai bantuan loket manual di jam-jam sibuk, kami juga tetap membuka beberapa loket, sedikitnya 3 loket setiap harinya," imbuhnya.

Vending machine memang menjadi cara baru untuk membeli tiket KRL di Stasiun Kota. Tak hanya di Stasiun Kota, saat ini beberapa stasiun Jabodetbek lainnya juga sudah terpasang vending machine. Di antaranya di stasiun Jakarta Kota sebanyak 9 unit, Stasiun Sudirman sebanyak 4 unit, Stasiun Bogor 7 unit, Stasiun Kranji 2 unit, Stasiun Palmerah 2 unit, dan Stasiun Pondok Cina sebanyak 4 unit. Total ada 28 mesin pembelian tiket sudah beroperasi.

"Selanjutnya stasiun-stasiun lain akan menyusul. Target kami sampai akhir Desember 2016, sebanyak 150 unit vending machine akan dioperasikan," kata Eva. (Sri/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya