Tempat Pengoplosan Gas Meledak, Dua Orang Luka

Dede Susianti
16/3/2016 15:20
Tempat Pengoplosan Gas Meledak, Dua Orang Luka
(Antara/Ilustrasi)

RUMAH kantor (rukan) di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang dijadikan tempat pengoplosan gas luluh lantak akibat ledakan yang terjadi. Suara ledakan mencapai radius 1 kilometer.

Akibat peristiwa yang terjadi di Bizentum Legenda Wisata, Blok FE 6, sebuah komplek perumahan elit itu, sekitar 9 lokal rumah kantor hancur. Selain itu, dua orang yang karyawan di tempat pengoplosan itu mengalami luka bakar. Saat ini keduanya dirawat di Rumah Sakit Thamrin, Cileungsi.

Akibat ledakan itu, saksi dan juga korban Ahmad Maulana menderita luka bakar 10 persen dan Ahmad Yusuf menderita lika gores di lengan kiri dan telapak tangan kiri.

"Ledakan terjadi ketika kedua korban sedang memindahkan isi tabung 3 kilogram ke 12 kilogram. Rumah itu jadi tempat pengoplosan. Ada dua orang yang kami mintai keterangan," kata Kapolsek Gunung Putri Komisaris Niih Hadiwijaya, Rabu (16/3).

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lokasi atau rukan pengoplosan itu adalah milik Silvia yang disewa oleh Pieter Ota. Kemudian disewakan lagi kepengusaha gas yang bernama Herdi.

Menurut saksi, Ahmad Yusuf dan Ahmad Maulana, sekitar pukjl 21.30 WIB, Selasa (15/3), melakukan pengoplosan tabung subsidi 3 kilogram ke tabung non subsidi 12 kilogram. Pengoplosan dilakukan dengan menggunakan selang regulator dan menggunakan es batu yang ditaruh di tabung 12 kilogram. Maksudnya untuk mempercepat proses perpindahan gas.

Namun ada kabel kulkas yang terkelupas pada saat dibuka dari kabel keluar percikan api dan kemudian langsung meledak. Kedua karyawan itu terpental keluar. Hingga kejadian itu, sudah ada 10 tabung ukuran 12 kilogram hasil pengoplosan.

"Baru delapan hari di sini. Kami dibayar Rp 10 ribu. Itu dibagi dua, masing-masing Rp 5 ribu untuk per tabungnya," kata Ahmad Yusuf.

Adapun barang bukti yang disita dan diamankan pihak polisi sebanyak 200 buah tabung gas 3 kilogram, 70 tabung gas 12 kilogra., 1 unit kulkas dan selang regulator. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya